Rismon Sianipar Sebut Kasus Jessica Wongso Sebenarnya Sangat Sederhana, Jika yang Disampaikan Hani Sesuai dengan …

Rismon Sianipar
Rismon Sianipar

AYOJAKARTA.COM - Meski tak kunjung mendapat respon dari pihak-pihak yang bersangkutan, Rismon Sianipar masih terus berupaya menggali kebenaran kasus Jessica Wongso.

Sebagai informasi, Rismon Sianipar memang pernah terlibat langsung dalam kasus kopi sianida yang viral tahun 2016 silam.

Di mana Rismon Sianipar ini hadir sebagai saksi ahli digital pihak Jessica Wongso saat persidangan berlangsung.

Dalam kesaksiannya, Rismon Sianipar menyampaikan bukti adanya dugaan rekayasa barang bukti CCTV.

Baca Juga: Rismon Sianipar Ungkap Kamera Ini yang Jadi Landasan Jessica Wongso Diyakini Menaruh Sianida di Es Kopi Vietnam

Namun rupanya, kesaksian Rismon Sianipar tersebut ditolak mentah-mentah oleh hakim dan Jessica Wongso tetap dinyatakan bersalah.

Hingga sekarang, Rismon Sianipar masih yakin dengan temuannya bahwa barang bukti berupa rekaman video CCTV dalam kasus tersebut sudah direkayasa.

Ahli digital tersebut terus menyuarakan bukti yang ia temukan soal adanya dugaan rekayasa barang bukti agar didengar oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

Terbaru, dikutip dari tayangan YouTube Balige Academy pada (14/4/24), Rismon Sianipar bahkan menyebut jika kasus Jessica Wongso ini sebenarnya sangat sederhana.

Baca Juga: Diduga Jadi Konseptor Dalam Kasus Jessica Wongso, Rismon Sianipar Ungkap Peran Penting Krishna Murti

“Jadi kasus ini sangat simpel sebenarnya, sangat-sangat sederhana ya,” ucap Rismon Sianipar.

Di mana menurut Rismon jika apa yang disampaikan saksi fakta sesuai dengan video CCTV rekayasa maka fakta tersebut juga sudah direkayasa.

“Kalau apa yang diungkapkan oleh saksi fakta itu bersesuaian dengan video CCTV rekayasa maka itu adalah fakta yang direkayasa yang diungkapkan itu, ya itu saja simpel saja,” terang Rismon.

Rismon Sianipar kemudian menyebut nama-nama saksi yang dimaksud olehnya tersebut, diantaranya ada sahabat Jessica Wongso sendiri yaitu Hani.

“Apa yang diungkapkan oleh saksi fakta terutama Marlon Napitupulu dan Hani dan Agus Triono,” beber Rismon.

Dalam memberikan kesaksian, Rismon mengatakan jika Hani dan Marlon menyebut bahwa sedotan sudah ada di dalam gelas, yang artinya sudah sesuai dengan video rekayasa yang diduga direkayasa oleh Christopher Hariman dan Muhammad Al Azhar.

“Kalau Marlon Napitupulu dan Hani mengatakan kalau sedotan sudah ada di dalam gelas,” terang Rismon.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Tetapi itu sesuai dengan video CCTV yang sudah direkayasa Christopher Hariman Riyanto dan Muhammad Al Azhar.”

Baca Juga: Krishna Murti Diduga Jadi Dalang dalam Kasus Jessica Wongso, Rismon Sianipar Ungkap Dugaan Peran Mantan Wamenkumham Eddy Hiariej

Termasuk soal kesaksian yang disampaikan oleh Agus Triyono soal warna kopi yang juga dinilai sudah disesuaikan dengan rekaman CCTV hasil rekayasa.

“CCTV itu berikut juga dengan kesaksian ini Agus Triyono ini mengatakan sudah kekunyitan warna kopi kekunyitan tapi justru dikonfirmasi dengan video CCTV rekayasa berarti itu fakta rekayasa sederhana,” jelas Rismon Sianipar.

“Makanya saya bilang ini kasus ini sangat sederhana, ya jika apa  yang mereka ungkapkan sesuai dengan video rekayasa berarti itu sudah fakta yang direkayasa ya. Kalau fakta sesungguhnya harus sesuai dengan video CCTV yang tidak tidak direkayasa, itu aja, sesederhana itu,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hani
# Jessica Wongso
# Rismon Sianipar
# CCTV

News Update

Jakarta Selatan

Dishub DKI akan Bangun Pelican Crossing di Jalan Kapten Tendean, Solusi Sementara Pengganti JPO yang Belum Diperbaiki Usai Ditabrak Truk

Kepala Dishub DKI, Budi Awaluddin, mengatakan pelican crossing dipilih agar masyarakat tetap memiliki akses penyeberangan yang aman.

Metropolitan

MRT Jakarta dan KAI Siapkan Integrasi Stasiun MRT Monas-Gambir, Perkuat Konektivitas Transportasi Ibu Kota

Integrasi ini menghubungkan Stasiun MRT Monas di sisi barat kawasan Monumen Nasional (Monas) dengan Stasiun Gambir yang terletak di sisi timur.

Metropolitan

Sisa Makanan Dominasi Sampah Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Aturan Baru Cegah Food Waste di Sektor Usaha

Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan sisa makanan masih menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah organik di Jakarta.

Metropolitan

Hadiah Capai Rp74 Juta, Dinas Bina Marga Ajak Pelajar dan Mahasiswa Bikin Film Pendek Soal Infrastruktur Jakarta!

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar Kontes Film Pendek Dinas Bina Marga 2026 bertajuk "Semua Perjalanan Berawal dari Sini".

Metropolitan

Pemprov DKI Kucurkan Rp249 Miliar untuk Rehab 4 Sekolah Rusak, Pramono Anung: Pendidikan Prioritas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pihaknya telah menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp249 miliar untuk merehabilitasi total empat gedung sekolah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Bisnis

Tempo Scan Gandeng SBPG Dirikan JV Dukung Kemandirian Farmasi

PT Tempo Scan Pacific Tbk (Tempo Scan) mengumumkan penandatanganan kerja sama joint venture bersama Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ), anak perusahaan dari Sino Biopharmaceutical

Sport

Inilah Alasan Mengapa Chelsea Rela Pecahkan Rekor Transfer Fantastis Demi Datangkan Morgan Rogers

Chelsea rekrut Morgan Rogers dari Aston Villa seharga €138 juta (Rp2,8 T), memecahkan rekor pemain Inggris. Fleksibilitas taktik Xabi Alonso serta chemistry dengan Cole Palmer jadi alasan utama.

News

Pidato Prabowo Kembali Kontroversial, Sebut Wartawan hingga LSM 'Londo Ireng' Masa Kini!

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto kembali tuai kontroversi usai sebut pihak-pihak sebagai "Londo Ireng" pada masa kini.

Viral

Viral! Rumah Guru ASN di Tanjungbalai Digeruduk Massa, Diduga Lecehkan Murid SD Yatim Piatu

Saat Hari Anak Nasional 2026, masyarakat dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan ratusan warga mengepung rumah seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Jakarta Utara

Rekayasa Lalin Sudinhub Jakut Atasi Kemacetan Akibat Penumpukan Peti Kemas di Cakung-Cilincing!

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara terus melakukan optimalisasi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Raya Cakung-Cilincing.

Jakarta Pusat

Kasus Satpam Bundaran HI vs Sopir Alphard, Pramono: Terbukti Gunakan Pelat Palsu dan Terakam CCTV Melanggar Wajib Disanksi

Pramono Anung, buka suara terkait video viral keributan antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan sopir mobil Alphard di kawasan penyeberangan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Jakarta Pusat

Hari Kelima Demo di Jakarta Masih Berlanjut, Catat 4 Titik Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Hari Ini!

Masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat diimbau untuk mewaspadai potensi kepadatan arus lalu lintas pada hari ini, Jumat, 24 Juli 2026.

Ekonomi

Korban Pelecehan DC Kredivo Alami Trauma Berat, Manang Soebeti Minta Komnas Perempuan dan Polda Jateng Turun Tangan

Kasus dugaan pelecehan oleh oknum DC Kredivo di Purworejo buat korban trauma berat. Pihak Komnas Perempuan hingga OJK diminta turun tangan, sementara Kredivo janji usut tuntas oknum mitra terkait.

Metropolitan

Tekan Volume Sampah! Pemprov DKI Ajak Warga Jakarta Bijak Kelola Pangan dan Rutin Pilah Sampah

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai membiasakan diri bijak dalam mengelola pangan guna menekan volume sampah di Ibu Kota.

Jakarta Utara

Sempat Jadi Sorotan, Sudin LH Jakut Gerak Cepat Bersihka Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit!

Sebagai informasi, penanganan sampah di lokasi tersebut ditargetkan tuntas dalam waktu 10 hari, terhitung sejak Rabu, 15 Juli 2026 lalu.

Metropolitan

Pramono Siap Bela, Ramai Viral Satpam Bundaran HI Tegur Sopir Alphard Terobos Lampu Merah hingga Disuruh Sujud Minta Maaf

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas memberikan dukungannya kepada seorang petugas keamanan (satpam) yang baru-baru ini viral karena menegur sopir mobil Alphard di kawasan Bundaran Hotel

Jakarta Selatan

Pramono Anung Beri Solusi untuk Percepat Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang Ambruk

Gubernur Pramono Anung percepat perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang ambruk sejak 2024. Pemprov DKI siapkan skema dana CSR/KLB dan percepat perencanaan agar siswa tak lagi menumpang.

Jakarta Selatan

Hampir 2 Tahun Menumpang Sekolah, Ratusan Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Terpaksa Harus Masuk Siang

Hampir dua tahun gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk dan terbengkalai. Ratusan siswa terpaksa menumpang belajar siang hari. Gubernur Pramono Anung janji percepat perbaikan usai viral.

Bisnis

BNI Tegaskan Tak Pernah Minta Siswa Sakit Datang Pakai Ambulans ke Bank

BNI buka suara soal video viral siswa naik ambulans ke bank di Lubuk Pakam! BNI tegaskan tak pernah minta nasabah hadir. Cek faktanya!

Gadget

Mengenal Baterai Silicon Carbon, Teknologi Canggih yang Dipakai Samsung Galaxy Z Fold 8 Series

Samsung adopsi baterai Silicon Carbon di Galaxy Z Fold 8 Series & Watch Ultra 2. Teknologi ini buat bodi lebih tipis (4,1 mm), daya lebih besar (5.000 mAh), charging 45W, dan video tahan 27 jam.