AYOJAKARTA.COM – Meningkatnya perkembangan teknologi seperti smartphone (HP), turut membawa dampak bertambahnya sektor tindak kejahatan maupun kriminal.
Selain terjadi peningkatan pada jumlah kasus atau angka kriminal, teknologi HP juga dijadikan sebagai salah satu modus operandi kejahatan.
Setelah sempat viral dengan tautan berisi akses melakukan pembajakan akun dan penyadapan, modus pelaku kriminal menggunakan HP terus bervariasi.
Salah satu modus operandi yang mulai marak terjadi di sejumlah wilayah adalah dengan berpura-pura menjadikan rumah calon korban sebagai sasaran kejahatan.
Sebelum menjalankan aksi kejahatannya, pelaku yang biasanya berjumlah lebih dari orang umumnya melakukan surveillance atau pengawasan alias menggambar.
Baca Juga: Dari Rp30 Ribuan, Ini Rekomendasi Lensa HP Buat Hasil Foto Lebih Keren
Usai mendapatkan keterangan yang dibutuhkan, langkah selanjutnya yang dilakukan oleh kawanan pelaku adalah dengan mulai mendatangi rumah calon korban.
Dengan berpura-pura kehilangan HP jenis flagship atau mewah, pelaku akan menemui penghuni rumah yang aktivitasnya sudah terpantau.
Saat ditemui oleh penghuni rumah, pelaku akan mulai berpura-pura memastikan titik lokasi calon korban melalui perangkat HP miliknya.
Setelah memperoleh kepastian, pelaku akan mulai mengaku sedang mencari HP mewahnya yang hilang melalui keberadaan titik sinyal.
Pelaku kemudian akan meminta dengan cara-cara baik untuk bisa mendapatkan ijin masuk ke dalam rumah dan menemukan keberadaan HP mewahnya.
Baca Juga: Ini Cara Menghapus dan Membersihkan File Sampah di HP Samsung
Jika calon korban menolak, pelaku akan mulai mengintimidasi dan mengancam akan melibatkan pihak berwajib untuk bisa mendapatkan tujuan.
Namun jika calon korban bersedia memberikan akses masuk, pelaku akan menghubungi kelompoknya dan mulai menjalankan aksi kriminalnya.
Peristiwa tersebut, belum lama ini telah dijadikan sebagai peringatan potensi kejahatan oleh salah seorang warganet.
Untuk bisa mendapatkan tujuannya di dalam rumah, warganet yang nyaris menjadi korban ini menyebut pelaku terkesan sangat memaksa untuk bisa masuk.
Apabila upaya pencegahan dari calon korban masih terus dilakukan, pelaku akan meminta uang pengganti HP miliknya yang hilang di rumah calon korban.
Baca Juga: Daftar 7 HP Oppo 5G RAM 8/256GB yang Turun Harga Hingga 40 Persen di Bulan April 2025
Selain mengancam akan melaporkan ke pihak berwajib, menurut warganet yang nyaris menjadi korban kawanan pelaku kejahatan juga telah menyiapkan anggota polisi palsu.
Untuk mencegah agar tidak menjadi korban kejahatan dengan modus serupa, warganet tersebut mengingatkan pentingnya melibatkan petugas keamanan di lingkungan rumah.
Selain melibatkan petugas keamanan sekitar, menerima kunjungan dari orang tidak dikenal yang memaksa masuk juga bisa dilakukan dengan melibatkan pengurus wilayah seperti RT.
Selain meminta bantuan, publik juga perlu mengetahui bahwa melakukan penggeledahan oleh anggota kepolisian juga memerlukan dokumen resmi.***

Share this article
Waspadai modus pura-pura kehilangan HP untuk masuk rumah. Cek identitas, libatkan RT, dan jangan beri akses jika tak yakin.