AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementrian Perdagangan menjamin ketersediaan stok pangan jelang Idul Fitri.
Saat ini, harga sejumlah kebutuhan pokok juga terus turun. Seiring mulai adanya panen raya di beberapa daerah.
Harga yang mulai turun, adalah beras dan cabai.
Kemendag juga terus berkoordinasi dengan dinas yang membidangi perdagangan di kabupaten/kota seluruh Indonesia.
"Kita pantau terus perkembangan ketersediaan dan harga bahan pokok secara daring. Dan laporannya itu harian," ujar Mendag Zulkifli Hasan saat dikutip Ayojakarta.com dari laman kemendag.go.id, Selasa 26 Maret 2024.
Pemantauan harga dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang tersebar di 550 pasar rakyat di 503 kabupaten/kota 38 provinsi seluruh Indonesia.
Berdasarkan pantauan harga di SP2KP per 22 Maret 2024, hanya dua komoditas yang mengalami kenaikan :
- Telur ayam ras naik 8,77 persen menjadi Rp33.500/kg
- Bawang putih naik sekitar 7 persen menjadi Rp43.200/kg--43.500/kg.
Sedangkan untuk komoditas yang harganya pada bulan lalu mengalami kenaikan, seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan cabai saat ini sedang mengalami tren penurunan.
Sementara untuk komoditas bapok lainnya, seperti gula pasir, daging sapi, daging ayam, bawang merah, dan tepung terigu tercatat stabil.
Baca Juga: Alhamdulillah! 4 Wilayah Ini Sudah Mulai Terima Bansos Beras 10 Kg, Daerahmu Termasuk?
Jika menjelang Idul Fitri nanti ada kenaikan harga, Kemendag sudah siap melakukan antisipasi.
Pemda dapat menggunakan dana dari Belanja Tak Terduga (BTT). Dana tersebut untuk memberikan subsidi biaya distribusi antara daerah.***

Share this article
Mendag Zulkifli Hasan menjamin stok pangan akan cukup jelang Idul Fitri tahun 2024 ini. Harga sejumlah kebutuhan pokok juga terus menurun.