AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida Jessica Wongso pada 2016, menurut Rismon Sianipar yang merupakan saksi ahli digital dipenuhi dengan rekayasa.
Sebagai salah satu cara agar nasib yang dialami Jessica Wongso tidak terulang di masa depan, menurut Rismon Sianipar langkah pencegahan perlu dilakukan.
Selain mempublikasikan bukti manipulasi dalam kasus Jessica Wongso, cara lain yang menurut Rismon Sianipar perlu dilakukan adalah dengan membuat laporan pengaduan.
Dengan adanya laporan pengaduan ke sejumlah instansi, Rismon Sianipar berharap akan mendapat tanggapan positif dari pemerintah.
Terkait upaya pencegahan rekayasa di masa depan, Rismon telah menghubungi sejumlah instansi dari Polri hingga sejumlah Kementerian.
Sayangnya, upaya yang selama ini sudah dilakukan Rismon hingga saat ini tidak juga mendapat tanggapan dari sejumlah instansi terkait.
Karena itu Rismon menilai perlu dilakukan upaya lain yang memiliki dampak atau peluang untuk bisa terus mengedukasi masyarakat.
Dampak minimnya tanggapan dari sejumlah instansi di dalam negeri terkait perkara Jessica Wongso, membuat Rismon terpaksa melakukan manuver.
“Sebenarnya saya agak sungkan juga harus meminta bantuan ke orang-orang yang tidak ada di dalam negeri,” ungkapnya melalui unggahan video di kanal Youtube-nya.
Menurut Rismon, tidak sepantasnya persoalan yang terjadi di dalam negeri justru menjadi permasalahan warga negara asing.
Segala permasalahan menyangkut hukum yang terjadi di dalam negeri, menurut Rismon sepatutnya menjadi tanggung jawab pemerintah setempat.
“Supaya tidak dipermalukan wajah hukum di Republik Indonesia di dunia internasional, tapi apa boleh buat,” imbuh Rismon.
Selain mencoba berkomunikasi dengan sejumlah instansi pemerintahan, Rismon juga mencoba membuka percakapan dengan jaringan televisi nasional.
Baca Juga: Rismon Sianipar Kuliti Konspirasi Jaksa Hari Wibowo dalam Kasus Jessica Wongso: Parah-Parah ...
Buntut dari harapan yang tidak membuahkan hasil tersebut, menjadi dasar pertimbangan Rismon untuk melibatkan pihak asing.
“Ya terpaksa kita mencari jalan keluar dengan menghubungi Miss Jessica Lee Chue En serta Mr Rob Sixsmith,” terang Rismon.
Sebagaimana diketahui publik, kedua nama tersebut merupakan tokoh penting yang terlibat dalam pembuatan film Ice Cold.
Dengan memberikan sejumlah barang bukti ilmiah atas dugaan rekayasa dan manipulasi dalam perkara Jessica Wongso, Rismon optimis akan berbuat positif.
Salah satu hal yang mungkin bisa dilakukan kedua Filmmaker tersebut adalah dengan membuat sekuel atau lanjutan Ice Cold.
“Supaya mempertimbangkan untuk membuat sekuel jilid dua, mungkin cara itu bisa bikin panik pejabat di Indonesia karena mereka terkesan tidak mau tahu,” tegas Rismon.***

Share this article
Rismon Sianipar minta pembuat Film Ice Cold bikin sekuel kasus Jessica Wongso setelah laporannya tak berdampak.