AYOJAKARTA.COM -- Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar kembali mencoba membongkar rekayasa dalam persidangan Jessica Wongso.
Rismon Sianipar kembali menyebut nama Muhammad Nuh Al-Azhar yang ia sebut sebagai penipu terbaik abad ini.
Secara terang-terangan, Rismon Sianipar bahkab meminta kepada Kapolri untuk menangkap Muhammad Nuh Al-Azhar.
Baca Juga: 7 Tanda Bahwa Dia Adalah Jodoh Kamu, Tidak Emosional pada Mantan Jadi Salah Satu Tandanya!
Rismon menuduh Muhammad Nuh Al-Azhar telah menurunkan resolusi video yang dijadikan bukti dalam persidangan Jessica Wongso.
Rismon menjelaskan bahwa Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christoper Hariman Rianto telah mengubah resolusi video bukti dari high definition 1920x1080 pxl menjadi standar definition 960x576 pxl.
Rismon merasa kesal karena pada saat itu Muhammad Nug Al-Azhar mengatakn bahwa video yang dia tampilkan bukanlah editan.
"Dia bilang itu bukan editing atau tampering. Padahal resolusi itu dia sendiri yang menurunkannya dengan temannya, Christoper Hariman Rianto," kata Rismon Sianipar dikutip dari YouTube Balige Academy, Sabtu 24 Februari 2024.
Rismon Sianipar bahkan mengatakan bahwa ia telah mendapatkan video lain yang telah diedit oleh Muhammad Nuh Al-Azhar.
"Saya mendapati video lagi bagaimana dia menipu publik dengan mengatakan resolusi itu bukan editing," ucap Rismon.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik : Di Manakah Seorang Ballerina Berada? Jawab Dalam 10 Detik Jika Kamu Bisa!
Rismon menyebut bahwa Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christoper Hariman Rianto menggiring opini publik dan mempengaruhi hakim dengan mengajak seorang ahli IT untuk membuktikan bahwa video tersebut bukan editan.
"Jadi ketika di persidangan, mereka conpres untuk menggiring publik, bahkan dia mengajak ahli IT untuk mempengaruhi hakim bahwa tidak ada editing," jelas Rismon.
Rismon Sianipar yang kesal meninta Kapolri untuk menangkap Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christoper Hariman Rianto karena telah menipu publik.
"Pak Kapolri, tangkap orang ini, bagaimana dia bisa mengatakan video ini tidak dimanipulasi?"
Ia menjelaskan bahwa satu pixel saja sebuah video diubah, hal tersebut sudah merupak manipulasi, apalagi merusak resolusi video.
"Satu pixel saja secara manual dibuat dari gelap menjadi terang itu saja sudah merupakan manipulasi, apalagi ini merusak resolusi," kata Rismon.***

Share this article
Rismon Sianipar kembali menyebut nama Muhammad Nuh Al-Azhar yang ia sebut sebagai penipu terbaik abad ini.