AYOJAKARTA.COM – Rismon Sianipar belakangan ini tengah vokal terhadap kejanggalan-kejanggalan di balik kasus Jessica Wongso.
Ahli digital forensik yang sempat dihadirkan oleh pengacara Jessica Wongso ini, membongkar sejumlah kecurangan rekayasa CCTV kafe Olivier yang dijadikan sebagai alat bukti utama.
Setelah sebelumnya, dia membongkar ada 18 bukti ilmiah rekayasa CCTV Kafe Olivier dalam kasus Jessica Wongso.
Kini sosok yang juga merupakan akademisi ini kembali menambahkan bukti baru adanya rekayasa pada video CCTV 7, yang digunakan oleh Jaksa Ardito Muwardi dan jaksa lainnya pada sidang saksi fakta Aprillia Cindy Cornelia.
Dalam tayangan YouTube Balige Academy, dikatakan bahwa ketika sebuah video digital dibuka dengan Windows Media Player, maka akan menampilkan sesuai dengan lebar dan tinggi dari meta datanya.
Maka dari itu jika sebuah video digital dengan dimensi 1920x1080 pixel dibuka dengan WMV pada sebuah laptop dengan ukuran 1920x1080 pixel, maka akan memenuhi keseluruhan monitor laptop.
Rismon Sianipar menyebut bahwa para jaksa menggunakan video CCTV rekayasa pada saat saksi fakta dihadirkan di sidang tanggal 20 Juli 2016.
Pada saat itu resepsionis kafe Olivier dihadirkan sebagai saksi fakta, ahli digital forensik ini membuktikan bahwa jaksa menampilkan kamera CCTV 7 pada pukul 16:13 WIB dan 17:18 yang telah direkayasa menjadi ukuran 960x576 pixel.
Video CCTV 7 yang ditampilkan oleh jaksa pada saat saksi fakta memberikan keterangannya dinilai telah direkayasa, karena pada saat video pertama kali ditampilkan tidak memenuhi monitor laptop yang berukuran 1920x1080 pixel.
“Berkali-kali kita dapatkan bahwa jaksa-jaksa tersebut dengan sengaja menggunakan video CCTV hasil rekayasa, bahkan sejak saksi fakta dihadirkan di persidangan,” ujar Rismon Sianipar dikutip pada Senin, 12 Februari 2024.
Atas dasar ini Rismon Sianipar menuntut kepada Jaksa Agung agar para jaksa yang berperan dalam sidang kasus Jessica Wongso, agar dipecat bahkan dipenjarakan sebagai efek jera.
“Bayangkan itu Pak Jaksa Agung apakah begini profesionalisme kalian, kalau tidak bahwa ini hanya terjadi anomali ketika ini saja pecat saja mereka. Pecat penjarakan supaya memberikan contoh pada jaksa-jaksa lain,” kata dia.
“Bagaimana anak buah bapak ini mendakwa menuntut dengan video rekayasa, jangan jaksa-jaksa yang baik tercemar karena keenam orang ini,” sambungnya.
“Sandy Handika, Hari Wibowo, Sugi Carvalho, Ardito Muwardi, Wahyu Oktaviandi, Melani Wuwung harus Anda pecat pak Jaksa Agung. Berikan tindakan keras agar tidak diulangi oleh jaksa-jaksa lain,” lanjutnya.***

Share this article
Rismon Sianipar belakangan ini tengah vokal terhadap kejanggalan-kejanggalan di balik kasus Jessica Wongso.