AYOJAKARTA.COM — Selentingan kabar mengenai pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan tersebar ke publik.
Ada yang menyebutkan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan sudah cair dan masuk ke rekening KKS Bank Himbara.
Namun, apakah benar BLT Mitigasi Pangan sudah cair?
BLT Mitigasi Risiko Pangan sendiri adalah bansos pengganti BLT El Nino yang disalurkan pada tahun 2023 yang lalu.
Dikabarkan, BLT Mitigasi Risiko Pangan akan disalurkan mulai dari Januari hingga Maret 2024 dengan nominal Rp200.000 per bulan.
Pencairan akan dilakukan secara rapel selama tiga bulan sekaligus. Yang artinya, KPM akan menerima Rp600.000 dalam satu kali proses pencairan.
Untuk pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan sendiri akan didahulukan untuk KPM pemegang kartu KKS Bank Himbara.
Kemudian, khusus untuk pencairan di Pos Indonesia, akan dicairkan terakhir dan bersamaan dengan pencairan bansos PKH dan BPNT.
Melihat status terbaru dari SIKS-NG, proses terbaru dari pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan telah SP2D.
Proses selanjutnya hanya menunggu SPM dan proses pencairan ke masing-masing rekening KPM terlaksana.
Yang artinya, BLT Mitigasi Risiko Pangan belum dicairkan atau disalurkan baik lewat KKS Bank Himbara maupun Pos Indonesia.
Bisa dipastikan jika ada menyebutkan bahwa ada saldo sebesar Rp600.000 masuk ke rekening, itu bukanlah bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan melainkan bansos PKH dan BPNT.
Bansos PKH dan BPNT dicairkan secara bersamaan di beberapa daerah. Di mana bansos PKH cair sebanyak Rp400.000 dan BPNT sebesar Rp200.000.
Dengan kata lain, meski ada saldo yang cair ke rekening sebesar Rp600.000 itu bukanlah pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan, melainkan bansos PKH dan BPNT.
Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan sendiri akan dicairkan apabila status di SIKS-NG sudah mencapai SPM.
Jika SPM sudah tertera di SIKS-NG, maka pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan dalam hitungan hari.***

Share this article
Ada yang menyebutkan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan sudah cair dan masuk ke rekening KKS Bank Himbara.