AYOJAKARTA.COM – Isu politik di Indonesia terus bergema di masyarakat, bahkan saat ini sedang adanya isu bahwa salah satu partai politik, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah partainya Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menyikapi isu tersebut, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengundang beberapa tokoh PSI, yakni Grace Natalie, Raja Juli Antoni, dan Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.
Ketiga tokoh PSI tersebut diundang Kaesang kedalam podcast-nya yang diunggah di akun YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat.
Dalam podcast tersebut, Kaesang menyebutkan bahwa ketiga tokoh PSI yang turut hadir adalah pendiri Partai PSI.
“Tapi mereka bertiga ini adalah pendiri partai, pendiri Partai PSI,” ucap Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum PSI.
Kemudian, Kiki Saputri turut mengetahui kalau Grace Natalie merupakan salah satu pendiri Partai PSI.
Namun, Kiky penasaran dengan Raja Juli yang juga merupakan pendiri Partai PSI, apakah lebih dulu menjadi wamen atau mendirikan PSI.
“Grace aku tau, kalau pak Raja ini PSI dulu atau Wamen dulu?” tanya Kiky Saputri.
“PSI dulu,” jawab Raja Juli yang merupakan salah satu pendiri Partai PSI sekaligus wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang Indonesia.
Lanjut, Komika Ate yang juga hadir dalam podcast tersebut menyebutkan bahwa awalnya PSI berawal dari grup WhatsApp.
“Awalnya dari grup WhatsApp ya awal-awalnya PSI, yakan nanya,” canda Ate.
“Kita berduakan sama-sama kenal, sama-sama di TV, sama-sama jurnalis TV,” jawab Ratu Ayu Isyana.
“Iya, waktu itu Raju Juli belum terkenal, belum ada yang tau dia,” lanjut Grace Natalie.
Kemudian, Grace Natalie pun turut menceritakan awal mula Partai PSI terbentuk yang mana awalnya terinspirasi dari Joko Widodo yang saat itu merupakan Gubernur DKI Jakarta.
“Jadi kita tuh awalnya backgroundnya gak suka sama politik, tapi di DKI Jakarta waktu itu pak Jokowi keren banget, jadilah kita terinspirasi, nah jadi kita waktu itu melihat waduh bagus ya kalau ke depan itu nanti orang-orang bagus kayak pak Jokowi tapi mungkin dananya terbatas gak semuanya punya akses ke partai itu punya kendaraannya,” jelas Grace Natalie.
“karena sekarang itu kalau mau jadi caleg mahal, ambil formulir aja bayar, nomor urut cantik bayar ya kan, gitu, udah terpilih disuruh mundur, yang bawah naik, gitu, terus hilang orangnya, macam-macam lah banyak,” imbuh Grace.
“Jadi gimana kita berharap orang-orang bagus itu masuk kalau sistemnya kayak gitu, perlu ditata salah satu nya itu, jadilah kita berusahalah, kita lihat apa sih syaratnya bikin partai, jadi kita paling minimum aja deh gitu, misalnya di DPP paling minimum 9 orang, yaudah 9 orang aja, di provinsi minimum 7, yaudah kita 7 aja, di level kabupaten minimum 5, yaudah kita 5 aja, level kecamatan 3 orang, ketua sekretaris, bendahara, udah, gitu,” imbuh Grace.
Isyana Juga turut menambahkan beberapa syarat lainnya yang merupakan syarat minimum untuk menjadi sebuah partai, sehingga mereka memutuskan untuk membentuk partai.
“Tapi kan harus ada syarat-syaratnya juga kan karena kan provinsi di Indonesia ada banyak banget kan, di seluruh provinsi harus ada, di seluruh 514 kabupaten/kota harus ada 75% minimum, kecamatannya 50% , jadi banyak sih sebetulnya, makanya kita bikin syarat minimumnya,” ucap Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.***

Share this article
Isu bahwa salah satu partai politik, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah partainya Presiden Joko Widodo (Jokowi).