Berikut Ketentuan Kondisi Mata dan Tinggi Badan untuk Daftar Sekolah Kedinasan, PKN STAN Bagaimana?

Berikut Ketentuan Kondisi Mata dan Tinggi Badan untuk Daftar Sekolah Kedinasan, PKN STAN Bagaimana?
Berikut Ketentuan Kondisi Mata dan Tinggi Badan untuk Daftar Sekolah Kedinasan, PKN STAN Bagaimana?

AYOJAKARTA.COM -- PKN STAN menjadi salah satu Sekolah Kedinasan yang selalu jadi favorit dan selalu jadi incaran para calon mahasiswa.

Tentunya dalam mendaftar PKN STAN terdapat beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon mahasiswa Sekolah Kedinasan.

Tak hanya soal nilai yang dimiliki, namun ada persyaratan terkait kondisi badan yang harus dipenuhi para calon mahasiswa Sekolah Kedinasan PKN STAN.

Baca Juga: Buka 6.027 Formasi di Tahun 2024, Ini 8 Sekolah Kedinasan untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat

Namun tak hanya PKN STAN saja yang mempersyaratkan kondisi badan bagi calon mahasiswanya, melainkan beberapa sekolah kedinasan lain juga memberikan ketentuan yang sama meski batasnya berbeda-beda.

Mulai dari kondisi mata hingga tinggi badan yang dimiliki wajib untuk bisa memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

Lantas bagaimana ketentuan kondisi mata dan tinggi badan bagi calon mahasiswa PKN STAN dan Sekolah Kedinasan lainnnya?

Dikutip dari akun Instagram @sekolah_kedinasan, Sabtu (13/1/2024) berikut informasinya.

Baca Juga: Segini Jumlah Kuota Pendaftaran Mahasiswa Baru di 8 Sekolah Kedinasan 2024, POLTEKIP dan POLTEKIM Berapa?

Persyaratan Kondisi Mata Calon Mahasiswa Sekolah Kedinasan

1. PKN STAN

Rupanya di PKN STAN untuk kondisi mata calon mahasiswa tidak diberikan ketentuan dan persyaratan khusus.

Tidak ada ketentuan syarat maksimal mata minus/plus/silinder dan buta warna.

2. IPDN

Ketentuan kondisi mata bagi calon mahasiswa IPDN adalah tidak menggunakan kacatama atau lensa kontak.

3. POLSTAT STIS

Ketentuan kondisi mata bagi calon mahasiswa POLSTAT STIS adalah tidak buta warna, boleh berkacamata dengan toleransi ukuran 6 dioptri.

4. STIN

Bagi calon mahasiswa STIN, harus memenuhi kondisi mata tidak buta warna, berkacamata maksimal 1 dioptri plus maupun minus.

Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2024 Membuka 6.027 Formasi! Cek Kuota PKN STAN hingga STMKG di Sini

5. POLTEK SSN

Bagi calon mahasiswa Poltek SSN diharuskan tidak boleh buat warna baik parsial atau total.

Namun kabar baiknya tidak ada batasan untuk yang kondisi matanya plus dan minus.

6. POLTEKIM/KIP

Berikutnya bagi yang ingin mendaftar di POLTEKIM/KIP tidak boleh buat warna dan tidak boleh memakai kacamata/lensa.

7. Sekdin Kemenhub

Syarat kondisi mata bagi calon mahasiswa Sekdin Kemenhub adalah memiliki mata normal, tidak buta warna parsial/total.

8. STMKG

Kemudian bagi yang mendaftar di STMKG juga harus memenuhi syarat kondisi mata yaitu tidak buta warna, berkacamata lensa spheris maksimal minus 4 dioptrik dan silindris maksimal 2 dioptrik.

Persyaratan Tinggi Badan Sekolah Kedinasan

1. PKN STAN

Tanpa tinggi badan minimal.

2. IPDN

Pria: minimal 160 cm
Wanita: minimal 155 cm

3. POLSTAT STIS

Tanpa tinggi badan minimal.

Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2024 Buka 6.027 Formasi, Cek Kuota PKN STAN hingga STMKG di Sini

4. POLTEK SSN

Pria: minimal 165 cm
Wanita: minimaml 160 cm

5. STMKG

Pria: minimal 160 cm
Wanita: minimal 155 cm

6. Sekdin Kemenhub

Pria: minimal 160 cm
Wanita: 155 cm

7. STIN

Pria: 165 cm
Wanita: 160 cm

8. POLTEKIP/ POLTEKIM

Pria: 170 cm
Wanita: 160 cm.

Itulah informasi mengenai syarat kondisi mata dan tinggi badan untun daftar Sekolah Kedinasan. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mata
# Tinggi badan
# PKN STAN
# sekolah kedinasan

News Update

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.