AYOJAKARTA.COM - Kasus kopi sianida Jessica Wongso menuai banyak perhatian publik, salah satunya mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji.
Susno Duajdi menyebut bahwa dari berbagai berita yang tersebar di media sosial soal tidak ada bukti kuat yang membuktikan Jessica Wongso bersalah dilihat tidak ada bantahan dari pihak terkait.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Intens Investigasi, Susno Duadji mengatakan bahwa jika apa yang diberitakan oleh media soal Jessia Wongso kemungkinan tidak bersalah, maka peradilan ini adalah peradilan sesat.
“Kalau itu benar, maka peradilan terhadap Jessica ini saya katakan peradilan sesat,” kata Susno.
Bahkan Jessica pun enggan untuk mengajukan grasi jika syaratnya harus mengakui kesalahan yang disebut tidak dilakukannya.
Hal itulah yang membuat eks Kabareskrim itu merasa salut dengan keteguhan Jessica ketimbang dengan penegak hukum.
“Lebih salut saya pada Jessica daripada penegak hukum yang tidak mengakui kesalahannya,” kara Susno.
Susno menyebut kasus ini sangat janggal dan hakim terlalu berani mengambil keputusan dengan menghukum Jessica yang tidak berdasarkan bukti kuat.
“Ya sangat janggal, memang harus ada keyakinan hakim tapi keyakinan hakim itu harus didapat dari alat bukti yang menunjukan dia pelakunya bukan dari penafsiran,” ujarnya.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Kamu Orang yang Jeli? Coba Temukan Tikus di Antara Kumpulan Tupai Ini
Ia juga mengatakan bahwa lebih baik membebaskan seribu orang bersalah daripada menahan orang yang tidak bersalah.
Sebagai seorang yang juga mantan penyidik, menurutnya saat melakukan penyidikan perlu dibuktikan Mirna Salihin meninggal karena apa, apakah karena racun atau karena penyakit akut lain.
Lalu jika memang karena racun, siapa yang memasukkan racun tersebut, dan jika menuduh Jessica yang memasukan racun maka harus ada buktinya.
Dengan banyaknya kejanggalan kasus kopi sianida, Susno Duadji mengatakan bahwa kasus tersebut perlu dibuka kembali untuk mencapai keadilan.
“Keadilan nilainya tinggi dan mereka bertanggung jawab pada Tuhan, ingat dosa, ingat akhirat, dunia ini sementara,” ujarnya.***

Share this article
Susno menyebut kasus ini sangat janggal dan hakim terlalu berani mengambil keputusan dengan menghukum Jessica yang tidak berdasarkan bukti