AYOJAKARTA.COM – Tim Pemenangan (TPN) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mengaku sedang mengumpulkan beberapa bukti atas kasus pencopotan baliho Ganjar-Mahfud, yang akhir-akhir ini terjadi di beberapa daerah.
“Itu yang sedang kita selidiki, deputi hukum sudah menghimpun semua yang beredar di sosial media dan kita pun sedang berusaha mencari bukti-bukti lebih detail lagi,” ucap Wakil Ketua TPN Ganjar – Mahfud, Andika Perkasa, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV, Selasa, 14 November 2023.
Lebih lanjut, Andika tidak dapat menyatakan bahwa tindakan yang beredar di media sosial itu merupakan sebuah kesalahan atau tidak kesalahan.
Sebab, menurutnya segala tindakan yang telah terjadi akan diproses oleh TPN Ganjar – Mahfud sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Andika pun menyebut, di tengah persaingan politik yang saat ini, sebuah tekanan dari berbagai oknum pasti bisa saja terjadi.
“Tekanan itu pasti ada karena lima tahun yang lalu 2019 saya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, dan saya menghadapi tekanan. Tinggal saya memilih mau ditekan atau tidak,” katanya.
Baca Juga: RESMI! Timnas Pasangan AMIN Sudah Dibentuk, Muhammad Syaugi Ditunjuk Jadi Kapten
Berkaca dari tahun 2019, Andika memastikan bahwa dirinya pada saat itu tidak memberikan perintah kepada siapa pun, untuk memenangkan satu pasangan dalam Pemilu. Meski menghadapi tekanan yang cukup berat.
Sebab, kata dia, jika dia melakukan hal itu, maka telah melanggar sebuah peraturan dan Undang-Undang yang telah ditetapkan.
Maka dari itu, Andika berpesan kepada seluruh jajaran ASN, Anggota Polri, dan TNI. Untuk terus bekerja secara profesional dalam mengawal jalannya Pemilu yang akan datang, meski harus menghadapi berbagai tekanan dari oknum-oknum yang memiliki kekuasaan.
Sebelumnya pencopotan baliho Ganjar–Mahfud ini pernah terjadi di Gianyar, Bali, pada 31 Oktober 2023 yang lalu. Bertepatan pada saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan pada daerah tersebut.
Namun, Pejabat (PJ) Gubernur Bali Sang Made Mahendra mengonfirmasi bahwa tindakan tersebut tidak seperti yang ditampilkan di media sosial. Pasalnya, baliho tersebut tidak dicopot melainkan di geser sampai acara kunjungan selesai.

Share this article
Tim Pemenangan (TPN) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sedang mengumpulkan beberapa bukti atas kasus pencopotan baliho Ganjar-Mahfud.