AYOJAKARTA.COM - Pasca dideklarasikan sebagai bakal cawapres Anies Baswedan, nama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tengah jadi perbincangan hangat.
Pasalnya, Cak Imin saat ini diduga ada keterlibatan dalam kasus korupsi Kemnaker di tahun 2012 silam.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan sudah melayangkan pemanggilan pemeriksaan terhadap Cak Imin terkait hal tersebut.
Baca Juga: Minta Diperiksa Pada 7 September, Cak Imin Surati KPK
Dilansir AyoJakarta.com dari suara.com, Rabu (6/9/2023) kasus korupsi pengadaan sistem perlindungan TKI di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) 2012 silam ini terjadi di masa Cak Imin menjabat sebagai Menakertrans.
Tak hanya itu, Wakil Ketua DPR RI ini rupanya pernah terseret dalam pusaran beberapa kasus korupsi yang hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Apa saja kasus-kasus yang pernah mencatut nama Cak Imin? Simak yang berikut!
Baca Juga: Blak-Blakan, KPK Beber Alasan Panggil Cak Imin Terkait Kasus Korupsi Kemnaker 2012
Kasus Korupsi "Kardus Durian"
"Kardus durian" merupakan sebutan lain terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sistem perlindungan TKI di Kementerian Ketenagakerjaan pada tahun 2012 silam.
Kasus ini menyeret nama Cak Imin dan sempat menggantung pasca diungkap KPK pada 2012 silam. Sudah berjalan selama 11 tahun, KPK mengaku hingga saat ini pihaknya terus dalam tahap penyelidikan akan kasus tersebut.
Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya dua pejabat dalam organisasi Kemnakertrans terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Keduanya tertangkap dengan barang bukti sejumlah uang yang dibungkus dengan "kardus durian".
Baca Juga: Beri Dukungan untuk Anies Baswedan dan Cak Imin di Pilpres 2024, Partai Masyumi Bentuk Unit Kumparan
Kedua juga terbukti melakukan suap pengucuran Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Kemenakertrans tahun 2011.
Saat penyelidikan tahun 2012 silam, Cak Imin masih aktif menjabat sebagai Menakertrans.
11 tahun berlalu, KPK menyatakan memanggil Cak Imin di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (5/9/2023) sebagai bagian dari penyelidikan kasus "kardus durian".
Baca Juga: Sebelum Pinang Cak Imin, Anies Baswedan Sebut Opsi Cawapres yang Tersedia hanya AHY
Kasus Gratifikasi Dana Optimalisasi
Selain kasus korupsi "kardus durian", Cak Imin juga pernah disebut dalam pengungkapan kasus suap pembahasan anggaran optimalisasi Dirjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi tahun 2014 silam.
Kala itu KPK berhasil menangkap dua pejabat Kemenakertrans yang menjabat di tahun tersebut.
Mereka yaitu, Charles Jones Mesang dan Jamaluddien Malik yang juga merupakan anggota DPR serta pejabat Kemenakertrans.
Baca Juga: Gandeng Cak Imin, Anies Baswedan Optimis Bisa Satu Nafas dan Pandangan
Cak Imin sempat diduga menerima uang Rp 400 juta dari kasus tersebut. Kendati demikian, dugaan itu masih belum terbukti hingga sekarang.
Kasus Korupsi Proyek Kementerian PUPR
Lagi-lagi nama Cak Imin disebut dalam kasus korupsi lainnya. Kali ini, terkait dugaan kasus korupsi mega proyek pembangunan jalan Kementerian PUPR tahu 2016 silam.
Saat itu, salah satu anggota DPR RI fraksi PKB Musa Zainuddin bahkan ikut ditangkap.
Baca Juga: Cak Imin Dipanggil KPK, Partai Nasdem Bereaksi: Tidak Murni Hukum!
Musa membuat pengakuan, jika ia sempat menyerahkan uang kepada Cak Imin untuk membantunya dalam pencalonan anggota PKB Dapil Jawa Timur.
Cak Imin juga sempat dipanggil oleh KPK. Namun ia mangkir, dan statusnya dalam kasus korupsi megaproyek pembangunan jalan Kementerian PUPR 2016 silam tersebut belum ada kejelasan hingga saat ini.***

Share this article
Tiga kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, ada gratifikasi dana optimalisasi.