AYOJAKARTA.COM - Mendekati masa pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, elektabilitas masing-masing calon terus berubah.
Meski seluruh calon presiden masih belum mengumumkan kandidat wakilnya, sejumlah lembaga survei kembali mengeluarkan hasil perhitungan.
Hasilnya, elektabilitas calon presiden Prabowo Subianto yang semula berada di urutan puncak mulai bergeser.
Sempat beberapa bulan berada di urutan runner up, posisi calon presiden Ganjar Pranowo kini memimpin di sejumlah lembaga survei.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Tak Berubah, Partai NasDem Tetap Optimis Menang Pilpres 2024
Sementara Anies Baswedan yang sempat unggul di pengguna media sosial, berdasarkan survei kini berada di urutan ketiga.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Survei Indikator Politik pada periode 15-21 Juli 2023, elektabilitas Prabowo Subianto mengalami kemerosotan.
Dari sebanyak 1.811 responden dan tingkat kesalahan lebih kurang sebesar 2,35 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen diketahui hasil survei pada capres.
Setelah beberapa bulan berada di urutan kedua, capres Ganjar Pranowo kini memimpin dengan perolehan 35,2 persen.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan Stagnan dari Seluruh Hasil Survei, NasDem: Kami Tetap Optimis!
Sementara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga dengan perolehan 33,2 persen serta 23,9 persen.
Dari jumlah responden tersebut, diketahui sebanyak 7,7 persen responden lebih memilih untuk tidak menjawab.
Sementara, berdasarkan survei yang dilakukan SMRC pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2023 didapatkan hasil elektabilitas para capres.
Dari sebanyak 3.710 responden dan margin of error 1,65 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen diketahui tingkat elektabilitas capres Ganjar Pranowo meningkat.
Berada di urutan pertama, Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas 35,9 persen, Prabowo Subianto dengan 33,6 persen dan Anies Baswedan dengan 20,4 persen.
Dari jumlah responden tersebut, sebanyak 10,1 persen memilih untuk tidak tahu atau tidak memberi jawaban.
Terkait dengan perolehan hasil survei ketiga capres tersebut, Saidiman Ahmad selaku Peneliti SMRC memberi tanggapan.
Menurutnya penurunan elektabilitas yang terjadi pada masing-masing capres khususnya Prabowo Subianto merupakan hal yang wajar.
Baca Juga: Soal Elektabilitas Anies Baswedan, Burhanuddin: Pilihan kepada Capres itu seperti Iman
Ia menilai, salah satu penyebab penurunan perolehan elektabilitas Prabowo Subianto adalah dampak dari tingkat popularitas Ganjar Pranowo.
Dengan adanya peningkatan popularitas, secara korelatif ikut berdampak kepada perolehan elektabilitas Ganjar Pranowo.
“Karena itu, peningkatan popularitas itu kemudian secara langsung meningkatkan juga pilihan pada Ganjar Pranowo,” jelas Saidiman Ahmad.
Lebih lanjut, Peneliti SMRC ini juga menilai salah satu penyebab naiknya tingkat elektabilitas para capres adalah endorsement yang dilakukan Jokowi.
Demikian tanggapan peneliti lembaga survei SMRC dikutip Ayojakarta pada Senin 28 Agustus 2023 dari YouTube Metro TV.***
Share this article
Saidiman Ahmad peneliti SMRC beberkan penyebab elektabilitas para capres mengalami fluktuatif, hal wajar?