AYOJAKARTA.COM — Kasus penyembelihan satwa dilindungi jenis tapir yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang.
Aparat kepolisian berhasil menangkap empat orang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji di kawasan Hutan Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung.
Keempat pelaku yang kini sudah diamankan tersebut berinisial KS (50), WS (30), TS (45), dan MPY (43), yang merupakan warga setempat. Penangkapan ini dilakukan setelah video penyembelihan hewan dilindungi tersebut beredar luas dan memicu kecaman publik.

Kronologi Kejadian
Kejadian ini bermula saat seekor tapir terekam kamera warga melintasi Jalan Lintas Timur Sumatera pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, alih-alih dilindungi, satwa tersebut justru diburu saat kembali masuk ke dalam kawasan hutan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membeberkan bahwa para pelaku mengejar tapir tersebut hingga akhirnya ditombak dan disembelih. Tak berhenti sampai di situ, bagian tubuh satwa tersebut kemudian dipotong-potong di lahan terbuka.
"Dagingnya kemudian diolah menjadi rica-rica dan dibagikan kepada warga sekitar," ujar Yuni dalam keterangannya, Jumat, 3 Juli 2026.

Pihak BKSDA Lampung melalui Seksi Konservasi Wilayah III sangat menyayangkan kejadian ini.
Kepala Seksi Konservasi, Itno Itoyo, menegaskan bahwa tapir atau tenuk termasuk dalam The Big Five Mammals di Pulau Sumatera yang statusnya sangat dilindungi oleh undang-undang.
"Selain tapir, ada gajah Sumatera, harimau Sumatera, badak Sumatera, dan beruang madu. Statusnya sama-sama satwa yang dilindungi," tegas Itno.
Polda Lampung dan BKSDA mengimbau keras masyarakat agar tidak memburu, menangkap, apalagi membunuh satwa liar dilindungi.
Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan satwa liar yang tersesat atau masuk ke pemukiman agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.***
Share this article
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membeberkan bahwa para pelaku mengejar tapir tersebut hingga akhirnya ditombak dan disembelih.