AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TNPPB-OPM) membuat pernyataan yang menggegerkan publik.
Jubir TNPPB bernama Sebby Sambom dengan lantang menyebut Susi Pudjiastuti sebagai penjajah.
Untuk diketahui, Susi Pudjiastuti meluapkan kemarahannya atas aksi TNPPB yang menyandera pilot Susi Air bernama Philip sejak beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pilot Susi Air Masih Hidup? Beredar Video Diduga Dirinya Disandera Kelompok Separatis Teroris OPM
Kemarahan Susi Pudjiastuti karena ulah KKB yang menembaki TNI saat akan mengevakuasi Philip tersebut disampaikan saat dirinya menelepon Pendeta Karel Phil Erari.
Dalam teleponnya, Susi Pudjiastuti mengatakan selama ini dirinya tidak pernah berbuat jahat dan selalu membantu masyarakat Papua dengan penerbangannya yang sudah berjalan 20 tahun.
“Sudah hampir 20 tahun terbang di Papua, saya bantu masyarakat,” kata Susi Pudjiastuti.
Namun Jubir TNPPB, Sebby Sambom justru menanggapi kemarahan Susi Pudjiastuti dengan menyebutnya sebagai penjajah.
“Saya sudah ikuti di semua media2 Indonesia juga utk channel macam aamm uumm..ya semua! Lalu pilot itu kan menerima surat persetujuan Panglima utk menerbangkan pesawat, berarti pilot New Zaeland itu bagian dari Indonesia Security Force yg membantu aparat keamanan,” ujar Sebby Sambom dikutip ayojakarta.com dari Twitter @PartaiSocmed, Selasa (9/5/2023).
Selain itu, Jubir TNPPB tersebut juga menegaskan Papua tidak memerlukan pembangunan infrastruktur dari Indonesia.
“Kami tidak butuh pembangunan infrastruktur dll oleh Indonesia. Semua sekolah akan dibakar dan Papua merdeka akan bangun sekolah lagi,” tegasnya.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Minta Tolong Usai Kabar Sang Pilot Susi Air Disandera OPM
Namun rupanya apa yang disampaikan oleh Jubir TNPPB Febby Sambom tersebut berbanding terbalik dengan pendapat dari masyarakat Papua.
Diketahui masyarakat Papua sangat tidak setuju dengan tindakan dari para kelompok TNPPB tersebut.
Rakyat Papua juga mengaku membutuhkan bantuan keamanan serta sembako yang selama ini dapat berjalan lancar berkat transportasi dari Susi Air.
“Saya mau kasih tahu, yang orang maskapai suruh datang ya saya sudah ada di sini, ini kasian ini TNI, Polri, masyarakat semua menangis,” ujar salah seorang pejabat di sana.
Baca Juga: Skors Mahasiswa Terkait Simpatisan OPM, Kemendikbud Turun Tangan Periksa Rektorat Unnes
Kemudian seorang wanita pemilik kios juga mengaku dirinya sampai tidak bisa makan nasi karena tidak ada pengiriman sembako sejak Susi Air menghentikan penerbangannya.
“Saya yang punya kios saja sampai tidak makan nasi pak, makanya saya sampai minta ubi sama anak bapak,” ujar wanita tersebut.
Tak hanya itu, masyarakat Papua juga meminta keamanan yang lebih ketat terhadap maskapai Susi Air yang membawa logistik untuk warga di sana.***

Share this article
Jubir OPM Sebby Sambom menyebut Susi Pudjiastuti sebagai penjajah, terungkap ternyata ini penyebabnya.