Ternyata Ini Kriteria Pemimpin Menurut Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan: Harus Banyak Follower!

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM – Pasca sudah tidak menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinilai merupakan salah satu tokoh yang pantas untuk menjadi Presiden selanjutnya.

Anies Baswedan dinilai telah berhasil membuat DKI Jakarta menjadi lebih baik selama periode kepemimpinannya, terlepas dari beberapa pihak yang menganggap dirinya gagal menjadi Gubernur.

Atas hasil tersebut, sejumlah Partai politik menjadikan Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden pada Pilpres 2024.

Baca Juga: WASPADA! BMKG Ungkap Karakteristik Gempa Mentawai, Megathrust?

Terdapat 3 Partai yang menunjuk Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden 2024, yaitu Partai Nasional Demokrat atau Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Anies Baswedan menjelaskan bahwa terdapat beberapa kriteria untuk dapat menjadi seorang pemimpin.

Ia mengatakan bahwa pemimpin itu harus memiliki pengikut atau follower.

“Begini kira-kira, kalau bicara tentang pemimpin, nomor satu disebut pemimpin jika dan hanya jika ada yang mengikuti,” kata Anies.

Baca Juga: iPhone 15 Dijadwalkan Rilis Sebelum Akhir Tahun, Cek Kepastian Tanggal dan Spesifikasi di Sini!

Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut memberikan contoh dengan mengilustrasikan kegiatan Salat berjamaah.

Dalam agama Islam, Salat dapat dikatakan berjamaah apabila ada Imam dan Makmum.

Seseorang dapat disebut dengan Imam apabila ada Makmum di belakangnya.

Apabila tidak ada Makmum dibelakang Imam maka orang tersebut tidak bisa disebut sebagai Imam meskipun ia berada di tempat Imam.

“Dia disebut Imam itu hanya jika ada orang yang ikut, bukan karena tempatnya, bukan karena jabatannya disebut pemimpin,” kata Anies Baswedan dikutip dari YouTube Anies Baswedan pada Selasa (25/4).

Baca Juga: Keren! Berikut 5 Fakta Menarik Film Buya Hamka, Sampai Ada Hal yang Harus Diproduksi Di Luar Negeri

“Pemimpin itu kalau punya follower, without follower your not a leader,” sambungnya.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan follower bukanlah jumlah pengikut yang ada di media sosial.

Melainkan orang yang mengikuti ide dan gagasan dari pemimpin.

follower itu mengikuti idenya, mengikuti gagasannya, mengikuti pikirannya, mengikuti perbuatannya,” jelasnya.

Selanjutnya, menurut Anies, seorang pemimpin harus memiliki gagasan.

“Yang kedua gagasan harus ada,” tuturnya.

Baca Juga: Mahfud MD: Polri dan TNI Alami 2 Kendala dalam Pembebasan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens, Apa Saja?

Ia mengatakan bahwa gagasan bukan hanya soal ide atau mimpi, melainkan dapat mewujudkannya menjadi kenyataan.

“Ide, mimpi, kemudian itu bisa diwujudkan menjadi kenyataan, bukan hanya mimpi,” kata Anies Baswedan.

Anies mengatakan bahwa seorang pemimpin memiliki kemampuan untuk menjadikan mimpi jadi kenyataan.

“Saya pernah bilang gini, pemimpin adalah pemimpi plus N,” katanya

“Pemimpin berawal dari orang yang punya mimpi, plus N, N itu apa? N itu nyali, N itu kemampuan manajemen, N itu kemampuan menjadikan mimpi itu jadi kenyataan,” tambah Anies.

Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kepercayaan dari orang yang dipimpinnya.

Baca Juga: Siap-siap Dieksekusi, Mario Dandy Dapat Vonis Hukuman Mati? Cek Faktanya di Sini

“Lalui ada unsur kepercayaan, trusttrust dari yang dipimpin, kan seseorang itu mau mengikuti kalau percaya,” katanya.

Menurutnya kepercayaan atau trust dapat diperkuat dengan 3 hal yaitu kompetensi, integrity dan intimacy atau kedekatan

“Ada kompetensi, kan kita gak mungkin ngasih kepercayaan kepada orang yang gak punya kompetensi,” ujar Anies Baswedan.

Eks Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan bahwa seseorang memiliki potensi menjadi pemimpin apabila mendapatkan pengakuan dari sebayanya.

Baca Juga: Mahfud MD Beri Tanggapan Positif? Usai Jokowi Sebut Namanya Cocok Jadi Cawapres Dampingi Ganjar Pranowo

“Saya melihat, kalau seseorang itu memiliki potensi menjadi pemimpin maka ukuran pertamanya bukan dia berposisi apa, tapi ukuran pertamanya adalah pengakuan dari sebayanya,” katanya.

“Jadi anak muda diakui pemimpin oleh sebayanya nah ini namanya young leader, bukan karena posisi, bukan karena jabatan,” sambung Anies Baswedan.

Menurutnya tidak semua pemimpin itu memiliki jabatan dan tidak semua pejabat itu memiliki kemampuan sebagai pemimpin.

“Tidak semua pemimpin punya jabatan dan tidak semua pejabat adalah pemimpin,” pungkas Anies Baswedan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pilpres 2024
# Anies Baswedan

News Update

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.