AYOJAKARTA.COM - Akhir bulan Februari lalu, tepatnya tanggal 27 Februari 2023, BMKG melaporkan Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 5.5.
Gempa Sigi Sulawesi Tengah berpusat diantara Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi.
Menurut Daryono, Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG bahwa gempa Sigi Sulawesi Tengah diduga pembangkitnya adalah Struktur Sesar Aktif di Lore-Lindu Fracture Zone.
Hal itu disampaikannya melalui akun Twitter pribadinya @daryonoBMKG yang diunggah pada 27 Februari usai gempa terjadi.
"Gempa Sigi Sulawesi Tengah M5,5 tadi pagi pukul 08.26.02 WIB diduga pembangkitnya adalah Struktur Sesar Aktif di Lore-Lindu Fracture Zone," cuitnya.
Berdasarkan hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika kelas 1 menyebut gempa tersebut terjadi akibat dampak aktivitas sesar Besoa.
Baca Juga: Bengkulu Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, BMKG: Berpusat di Laut 47 Km
Selain sesar Besoa, juga terdapat sesar Palu Koro dan beberapa sesar lainnya.
Bahkan BMKG menyebut ada sebanyak 30 Sesar lokal aktif yang ditemukan di Sulawesi Tengah.
Pasca gempa dan tsunami serta likuipaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah tahun 2018 silam, upaya mitigasi bencana mulai dilakukan.
Baca Juga: Breaking News: Gempa M 5,1 Guncang Bengkulu, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
Upaya mitigasi tersebut berupa mulai dari infrastruktur hingga pengetahuan kebencanaan.
Menurut Jabar selaku Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu, sesar yang ditemukan saat ini 30 jenis dan sudah dipetakan.
"Daerah Sulawesi Tengah ini kan banyak sesar-sesar lokal ya, yang sudah kita petakan saja saat ini yang sudah benar-benar ketahuan itu sekitar 30 sesar," ujar Jabar seperti dikutip Ayojakarta.com pada siaran Kompas TV.
Baca Juga: Update BMKG! Gempa Bumi 4.8 Magnitudo Guncang Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah
Jabar juga mengatakan bahwa sesar-sesar tersebut setiap hari mencatat guncangan gempa walau dalam skala magnitudo kecil.
"Dan semua sesar tersebut posisinya dalam kondisi aktif, artinya dalam tiap hari itu selalu saja di Sulawesi Tengah ini ada gempa-gempa yang tercatat walaupun gempa itu skalanya kecil sekitar dua koma, tapi itu cukup membuktikan bahwa sesar-sesar yang ada di wilayah Sulawesi Tengah itu menandakan aktif," lanjut Jabar.***

Share this article
BMKG menyebut ada sebanyak 30 Sesar lokal aktif yang ditemukan di Sulawesi Tengah, salah satunya sesar Besoa.