AYOJAKARTA.COM - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) yakni Sugeng Teguh Santoso memprediksi Ferdy Sambo akan melakukan perlawanan yang cukup keras jika dirinya divonis hukuman mati.
Tak hanya itu, IPW menyebut bahwa buku hitam Ferdy Sambo diduga berisi catatan praktik gelap para petinggi Polri.
Hal itulah yang diperkirakan akan dijadikan Ferdy Sambo sebagai perlawanan.
Dikutip ayojakarta.com dari Suara.com pada Rabu (25/1/2023), Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan keterangannya.
"Kalau dia mendapatkan ancaman hukuman mati, perlawanannya akan mengeras," kata Sugeng Teguh Santoso.
IPW menduga isi dari buku hitam yang kerap terlihat dibawa oleh Ferdy Sambo itu menyimpan banyak rahasia.
Baca Juga: Minta Vonis Hukuman Maksimal Bagi Ferdy Sambo, Ormas Gelar Unjuk Rasa di Depan PN Jakarta Selatan
Buku hitam tersebut diduga berisi catatan praktik gelap petinggi Polri.
"Buku hitam Sambo mencatat banyak hal dugaan-dugaan praktik gelap oknum petinggi Polri," ungkap Sugeng Teguh Santoso.
Seperti diketahui, Ferdy Sambo bersama dengan nama-nama yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J masih melakukan sidang lanjutan.
Perkara yang menewaskan Brigadir J tersebut hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Para terdakwa sudah dibacakan tuntutan dari JPU.
Ferdy Sambo mendapat tuntutan penjara seumur hidup.
Sementara Putri Candrawathi, Kuat Maruf dan Ricky Rizal dituntut delapan tahun penjara.
Sedangkan Richard Eliezer sebagai justice collaborator diketahui mendapat tuntutan 12 tahun penjara.
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul Buku Hitam Berisi Catat Praktik Gelap Petinggi Polri, IPW Prediksi Sambo Bakal Melawan jika Dipenjara Seumur Hidup.***

Share this article
IPW menduga buku hitam Ferdy Sambo yang kerap dibawanya berisi catatan praktik gelap para petinggi Polri.