Polemik Blok Ambalat Indonesia dan Malaysia, Prabowo Siapkan Rudal Balistik di Area Perbatasan?

Ilustrasi. Blok Ambalat Indonesia dan Malaysia
Ilustrasi. Blok Ambalat Indonesia dan Malaysia

AYOJAKARTA.COM – Buntut pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada 27 Juni lalu, membuahkan kesepakatan mengenai Blok Ambalat.

Dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan, Jakarta, kedua pemimpin negara baik Indonesia dan Malaysia bersepakat mengelola Blok Ambalat secara bersama.

Namun demikian, kesepakatan antara dua pemimpin Indonesia dengan Malaysia justru membuat partai oposisi di Negeri Jiran merasa tidak puas.

Baca Juga: Ketua Kelompok PNM Mekaar Ini Ubah Kampung Jadi Ruang Pemberdayaan Perempuan

Menurut Wakil Kepala Menteri Sri Jefri Kitingan, keputusan yang diambil oleh Perdana Menteri Malaysia tidak seharusnya dilakukan secara sepihak.  

Blok Ambalat yang kaya akan minyak serta gas bumi, menurut partai oposisi Malaysia harus dikelola secara mandiri.

Pernyataan adanya tekanan politik dari dalam negeri juga disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Kepada oposisi di parlemennya, Perdana Menteri Malaysia mengajak untuk belajar dari konflik antara Kamboja dengan Thailand.

Anwar juga menyebut, berkonflik dengan Indonesia hanya akan menambah masalah di dalam negeri sehingga jalur diplomasi lebih dibutuhkan.

Baca Juga: URGENT! 30 Persen Indonesia Sudah Kemarau Tapi Jakarta Masih Hujan Lebat, Kok Bisa?

Meski mendapat tekanan, Perdana Menteri Malaysia mengaku lebih memilih jalan diplomasi sebagai salah satu cara meredam tensi ketegangan dengan Indonesia.

Memiliki luas mencapai 15,235 kilometer persegi, Blok Ambalat yang terletak di wilayah laut Sulawesi, diakui dalam Deklarasi Djuanda pada 1957.

Namun berdasarkan peta batas wilayah yang diterbitkan Malaysia pada 1979, Blok Ambalat diklaim sebagai bagian dari wilayah Sabah.

Selain Deklarasi Juanda, penetapan Blok Ambalat sebagai bagian dari Indonesia juga disepakati melalui Perjanjian Tapal Batas Kontinen Malaysia-Indonesia.

Berdasarkan pada perjanjian yang ditandatangani kedua negara pada 27 Oktober 1969, Blok Ambalat disepakati merupakan wilayah Indonesia.

Baca Juga: Lulus Graduasi Bansos? Justru Peluang Bantuan Lebih Besar Menanti!

Sejak Sipadan dan Ligitan diputuskan oleh Mahkamah Internasional sebagai bagian Malaysia pada 2002, pengukuhan terhadap Blok Ambalat semakin menguat.

Perebutan wilayah kekuasaan terhadap Blok Ambalat sempat memanas saat Presiden SBY menentang Perdana Menteri Malaysia Ahmad Badawi pada 2009.

Di tengah perseteruan antara Perdana Menteri Malaysia dengan partai oposisi, Presiden Prabowo memilih untuk menyiagakan sistem pertahanan balistik di sekitar wilayah perbatasan.

Berbekal Rudal Balistik Khan yang diperoleh dari Turki, Presiden menempatkan rudal dengan radius serang hingga 280 kilometer tersebut di IKN, Kalimantan Timur.

Pesan diam atau efek Deteren yang dilakukan oleh Presiden Prabowo, menurut Dr. Budi Prasetyo selaku Pakar Geopolitik Universitas Pertahanan; sebagai kombinasi cerdas.

Disamping menyiapkan peralatan tempur sebagai tekanan psikis, sikap terbuka Presiden juga ditunjukkan melalui kesediaan mengelola Blok Ambalat secara bersama.

Prinsip Si Vis Pacem Parabellum atau Bersiap Melawan untuk Kedamaian, menurutnya benar-benar sedang dilakukan Indonesia. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
# Blok Ambalat
# Presiden Prabowo
# Indonesia

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.