Pengakuan Ferdy Sambo Terakait Penembakan Brigadir J di Duren Tiga: Hajar Chard, Kamu Hajar!

Pengakuan Ferdy Sambo Terakait Penembakan Brigadir J di Duren Tiga: Hajar Chard, Kamu Hajar!
Pengakuan Ferdy Sambo Terakait Penembakan Brigadir J di Duren Tiga: Hajar Chard, Kamu Hajar!

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo ungkap pengakuannya habisi nyawa Brigadir J.

Ferdy Sambo menyampaikan kesaksiannya dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan ajudannya sendiri, Brigadir J.

Adapun sambil duduk di kursi pesakitan, Ferdy Sambo ungkap detik-detik habisi nyawa Brigadir J “Hajar Chad” hingga menuai skenario baku tembak.

Baca Juga: Penembakan Yosua Versi Richard: Woy, Cepat Kau Tembak - Versi Ferdy Sambo: Hajar Chard!

Mantan Kadiv Propam Polri itu mengklaim bahwa insiden penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas Komplek Perumahan Polri, Duren Tiga terjadi secara spontan dan bukan terencana.

Penjelasan tersebut disampaikan Ferdy Sambo saat bersaksi atas perkara dugaan pembunuhan berencana.

Berawal dari dirinya yang telah mendapatkan laporan dari sang istri Putri Candrawati perihal tindakan pelecehan yang dilakukan Brigadir J.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tak Terima Dikatakan Tidak Jujur dari Hasil Poligraf, Hakim: Biar Majelis yang Menilai

Awal mula kejadian ketika di rumah pribadi Jalan Saguling, Ferdy Sambo menyampaikan kepada istrinya akan mengkonfirmasi ke Brigadir J pada malam harinya, pada Jumat 8 Juli 2022.

“Terus saya sampaikan bahwa nanti malam akan ada konfirmasi kepada Yosua dan akan disampaikan, saya juga harus menjaga nama baik istri saya, ya sudah saya bilang ke istri saya,” ucap Sambo.

“Pada saat saudara mengatakan ke saudara Richard backup, saudara perintahkan untuk apa?” tanya Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa.

Baca Juga: Terkuak! Alasan Ferdy Sambo Buat Skenario Tembak Menembak, Ternyata Untuk Tutupi Hal Ini

“Kamu siap gak backup saya, tembak Yosua kalau dia melawan,” jawab Sambo.

“Kamu siap gak tembak Yosua kalau dia melawan, lalu Bharada E bilang siap?” tanya kembali Hakim memastikan. “iya siap yang mulia,” jawab Sambo.

Ferdy Sambo sebelumnya telah meminta Ricky Rizal membackup dirinya, namun dia tidak siap dan Kuat Maruf tidak diketahui dimana keberadaannya.

Baca Juga: Bela Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Maruf, Ferdy Sambo Semakin Sudutkan Bharada E dengan Cara Ini

Lantas hanya Bharada E yang siap untuk membackupnya.

Selanjutnya, Sambo bersiap ketika waktu masih sore sekitar pukul 17.00 WIB untuk berangkat bermain badminton di daerah Depok bersama para pejabat pimpinan Polri.

Dimana sebelumnya Putri telah berangkat lebih dulu untuk menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah Dinas Komplek Polri, Duren Tiga.

Baca Juga: Ceritakan Kronologi Pelecehan, Ferdy Sambo Sebut Yosua Ancam dan Hempaskan Putri Candrawathi yang Sedang Sakit

“Saudara dari Saguling menuju Depok?” tanya Hakim.

“Iya setelah sampai di Komplek Duren Tiga saya melihat Yosua di depan gerbang,” jawab Sambo.

“Saya perintahkan Adzan Romer untuk berhenti, setelah berhenti Adzan Romer turun, ujar Sambo dipotong Majelis Hakim.

Baca Juga: Tertangkap Kamera Lakukan Ini Berdua, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Diduga Susun Skenario di Persidangan!

“Sebentar, memang kalau dari Saguling menunggu Depok memang melewati Duren Tiga?” tanya Hakim.

“Sudah menjadi kebiasaan dari ajudan untuk melewati Komplek Polri, sudah menjadi kebiasaan dari driver,” tutur Sambo.

Keputusan Sambo berhenti ketika melihat Brigadir Yosua di rumah Dinas, setelah mengingat soal tindakan pelecehan yang dilakukan sebagaimana yang telah disampaikan oleh Putri.

Baca Juga: Ferdy Sambo Akui Jabatan Kadiv Propam Bikin Para Polisi Merasa Terintimidasi: Psikologis Mereka Pasti ...

Meskipun demikian, dia mengaku sempat bimbang apakah akan mengkonfirmasi sebelumnya.

“Saya teringat apa yang dilakukan Yosua terhadap istri saya, karena di Saguling saya tidak bertemu. Saya perintah Romer untuk berhenti, Romer biasanya kalau berhenti langsung turun.

Tapi saya masih berpikir apakah saya konfirmasi hari ini, karena saya sudah konfirmasi ke istri malam,” ujar Sambo.

Baca Juga: Terkuak! Alasan Ferdy Sambo Tak Bisa Berpikir Jernih: Putri Candrawathi Adalah Cinta Pertamanya, Benarkah?

“Kemudian saya perintahkan jalan lagi ‘udah jalan aja’, tapi saya putuskan untuk berhenti dan konfirmasi hari itu juga.

Kemudian saya turun, senjata saya jatuh kemudian saya ambil dan saya masuk Duren Tiga,” lanjut Sambo.

Kemudian, Sambo mengatakan jika momen senjata jatuh jenis Combat Wilson Kaliber 45 mm itu terjadi, sesaat dia turun dari mobil Land Cruiser Hitam.

Baca Juga: Kesal Dengar Cerita Putri Candrawathi, Ferdy Sambo Minta Ricky Rizal dan Richard Eliezer Lakukan Ini

Ia masuk kedalam dan ketemu dengan Ricky Rizal, Bharada E dan Kuat untuk selanjutnya memerintahkan panggil Brigadir Yosua.

“Saya masuk ke dalam kemudian Richard turun setelah itu Yosua masuk bersama Kuat, dan Ricky dibelakangnya begitu masuk.

saya sudah emosi waktu itu karena mengingat perlakuan Yosua waktu itu, saya kemudian berhadapn dengan Yosua,” kata Sambo.

Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Richard Eliezer Dipecat dari Polri, Tuding Telah Mengarang Cerita

“Saya sampaikan kepada Yosua ‘kenapa kamu tega sama ibu’ jawab Yosua, tidak seperti yang saya harapkan. Dia malah nanya balik ‘ada apa komandan’.

Seperti menantang saya kemudian lupa saya tidak bisa mengingat lagi, saya bilang kamu kurang ajar, saya perintahkan Richard untuk ‘hajar chad’”, sambungnya.

Atas perintah itulah, kemudian Bharada E menembak Brigadir J hingga jatuh tersungkur. Kejadian berlangsung cepat sekali itu diklaim Sambo diluar dari perkiraannya dan tidak direncanakan.

Baca Juga: Richard Eliezer Bantah Kesaksian Ferdy Sambo: Tidak Ada Kata-Kata Ini

“Hajar chad, kamu hajar chad kemudian ditembak lah Yosua sambil maju sampai roboh, itu kejadian cepat sekali yang mulia, tidak sampai sekian detik. Karena cepat sekali penembakan itu,” ujar Sambo.

“Saya kaget yang mulia saya perintahkan ‘stop berhenti’ begitu melihat Yosua jatuh kemudian sudah berlumuran darah kemudian saya jadi panik yang mulia saya tidak tahu bagaimana menyelesaikannya penembakan ini,” tambah Sambo.

Hingga akhirnya melihat Brigadir J yang berlumur darah, Sambo mengklaim akhirnya memutuskan kalau kejadian itu disusunnya menjadi skenario tembak menembak dengan mengambil senjata Brigadir J.

Baca Juga: Richard Eliezer Bantah Keterangan Ferdy Sambo Bertolak Belakang dan Tidak Masuk Akal, Berikut Penjelasannya

“Kemudian saya berpikir dengan pengalaman saya, yang paling mungkin adalah peristiwa ini penembakan ini adalah tembak menembak.

akhirnya kemudian saya melihat ada senjata Yosua di pinggang saya ambil dan mengarahkan tembakan ke dinding,” tuturnya.

“Pinggang siapa”? tanya Hakim

“Pinggang Yosua,” jawab Sambo.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sidang lanjutan
# sidang lanjutan
# Putri Candrawathi
# Kuat Maruf
# Ricky Rizal
# Richard Eliezer
# Brigadir J
# Bharada E
# Ferdy Sambo
# penembakan
# pembunuhan
# pelecehan

News Update

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.