AYOJAKARTA.COM -- Seiring dengan pemanasan global yang terjadi di penjuru dunia, jagat maya kembali dibuat bertanya tentang adanya Virus Zombie.
Hal tersebut terungkap ketika sekelompok ilmuwan menemukan patogen tidur yang kemudian disebut dengan Virus Zombie.
Dalam unggahan akun @trapitaly, @qpasamag serta @catatanenterpreneur, dikabarkan Virus Zombie berusia sekitar 48.500 tahun telah ditemukan di Siberia.
Meski virus tersebut belum dilakukan penelitian lanjutan dan pengumuman resmi, namun kekhawatiran mulai menjadi salah satu hal yang ditakutkan.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Huruf N di antara Deretan Huruf M, Latih Konsentrasi dan Fokus Mata!
Guna memastikan kekhawatiran tersebut, sejumlah peneliti kemudian melakukan pendalaman di Siberia dan menemukan sejumlah fakta menarik.
Fakta pertama virus zombie adalah, panasnya suhu di permukaan bumi karena adanya pemanasan global membuat permukaan air laut mengalami peningkatan.
Kekhawatiran tersebut lahir karena kemungkinan adanya pelepasan mikro organisme yang sebelumnya terperangkap.
Salah satu dampak yang timbul dari pelepasan organisme tersebut, adalah munculnya bakteri ataupun virus baru.
Guna memastikan hal tersebut, sejumlah peneliti dari Perancis, Rusia serta Jerman kemudian melakukan sejumlah penelitian di wilayah belahan bumi utara.
Dari penelitian di wilayah yang juga dikenal dengan istilah permafrost tersebut, peneliti menemukan fakta bahwa dampak pencairan es mampu melepaskan organik beku.
Selain mikroba, para peneliti juga beranggapan bahwa virus dari era pra sejarah akan mengalami kebangkitan.
Guna memastikan anggapan tersebut, para peneliti kemudian melakukan sejumlah riset untuk mengenali dampak 13 jenis virus temuannya terhadap kehidupan manusia.
Fakta kedua, dalam risetnya para peneliti kemudian menemukan salah satu virus yang usianya hampir mencapai 50.000 tahun dan tercatat sebagai virus tertua.
Hasilnya, sembilan dari 13 jenis virus tersebut diketahui telah berusia puluhan ribu tahun dan memiliki genome khas yang berbeda.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gabungkan Kedua Telapak Tanganmu, Garis Pada Gambar Mana yang Sesuai?
Selain itu, tim peneliti juga menunjukkan bahwa virus-virus tersebut masih bisa memungkinkan perubahan patogen yang berpotensi menjadi penyakit menular.
Salah satu hal membahayakan dari dampak virus terhadap peradaban manusia dapat terlihat dari pandemi Covid-19 yang membuat dunia menjadi berbeda.
Fakta selanjutnya, dari penelitian yang dilakukan diketahui fakta bahwa virus yang dikenal dengan sebutan virus zombie bukanlah virus pertama dan akan semakin banyak ditemukan.
Dari riset tersebut kemudian diketahui bahwa pada lapisan es yang mencair akibat pemanasan global terdapat banyak virus dengan berbagai ukuran.
Karenanya, peneliti berharap demi menjaga kelangsungan bumi setiap manusia perlu mengurangi keserakahan demi peningkatan industrialisasi.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Jumat, 13 Oktober 2023 dari kanal Youtube Sobat Random.***

Share this article
Sekelompok ilmuwan menemukan patogen tidur yang disebut dengan Virus Zombie yang berusia sekitar 48.500 tahun dan ditemukan di Siberia.