AYOJAKARTA.COM - Mendaratnya ribuan pengungsi Rohingya belakangan ini tengah meresahkan masyarakat, khususnya warga Aceh.
Pengungsi Rohingya yang mendarat di Indonesia pun mendapat banyak penolakan dari warga Aceh. Bukan tanpa sebab, pasalnya pengungsi Rohingya disebut kerap membuat keonaran dengan melanggar norma-norma di Aceh.
Saat ini, sekiranya ada sebanyak 1400 orang pengungsi Rohingya yang tinggal di berbagai daerah di Aceh seperti Pidie, Sabang, dan Bireuen.
Lantas, apa saja kelakukan buruk pengungsi Rohingya dan membuatnya tidak diterima masyarakat Indonesia? Simak ulasannya yang dikutip dari laman suara.com.
1 . Kasus perdagangan orang
Salah satu kasus yang melibatkan oknum pengungsi Rohingya ialah tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kasus tersebut tercatat oleh Polda Aceh yang terjadi dalam kurun waktu 2015 hingga 2023, lalu kasus ini kemudian diserahkan ke pihak UNHCR dan IOM.
2 . Beberapa pengungsi sengaja kabur keluar dari kamp
Pemerintah sebelumnya telah menyediakan kamp pengungsian untuk para pengungsi Rohingya, tetapi beberapa diantara mereka melakukan pemberontakan yang kemudian kabur pada 2023 demi mendapatkan kebebasan.
Para pengungsi yang kabur kemudian bersembunyi di perkebunan milik warga agar tidak ditangkap polisi, namun akhirnya mereka berhasil ditangkap.
Baca Juga: Pedas! Anies Baswedan Sindir Pencalonan Cawapres Gibran: Republik untuk Semua Bukan untuk Anaknya
3 . Mencuri kelapa milik warga
Pengungsi Rohingya yang tinggal di pantai sekitaran Aceh Utara dan Aceh Timur juga rupanya berulah dengan mencuri kelapa milik warga yang tinggal di pesisir pantai.
Alasannya, karena mereka butuh asupan makanan sehingga nekat mencuri. Namun pencurian itu dilakukan secara berulang sehingga membuat warga semakin kesal dengan keberadaan Rohingya.
4 . Tindakan asusila di kamp
Fakta baru terkuak, pada Juli 2023 lalu Polisi mengamankan seorang pemuda yang telah melakukan pemerkosaan anak di bawah umur dan melakukan pelecehan terhadap wanita.
Baca Juga: 12 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup yang Lebih Panjang Umur, Salah Satunya Mengurangi Stres
5 . Buang nasi dan bantuan warga
Kelakuan buruk lainnya yakni para pengungsi Rohinya membuang bantuan berupa makanan instan dan pokok lainnya ke laut yang berikan oleh warga Aceh.
Aksi itu dilakukan karena mereka merasa kecewa lantaran ditolak oleh warga Aceh.
6 . Sebut porsi nasi terlalu sedikit
Baru-baru ini sempat viral video warga Aceh yang memperlihatkan sikap pengungsi Rohingya yang secara gamblang mengatakan porsi nasi yang diberikan terlalu sedikit.
Padahal, porsi yang diberikan terihat sudah cukup banyak dan lebih dari porsi normal.***

Share this article
Lantas, apa saja kelakukan buruk pengungsi Rohingya hingga tidak diterima masyarakat Indonesia? Kabur, mencuri sampai perdagangan orang