AYOJAKARTA.COM – Seluruh pasangan capres dan cawapres telah melakukan kampanye dengan terjun ke lapangan langsung untuk untuk mendengar aspirasi masyarakat.
Salah satu capres dan cawapres yang juga turut turun ke lapangan yakni pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menariknya, dalam melakukan kampanye ke masyarakat secara langsung, ternyata banyak yang menginginkan pasangan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut untuk dapat menjadi penerus Presiden RI saat ini, Joko Widodo.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo Subianto. Dirinya mengaku banyak masyarakat yang menginginkan pasangan Prabowo-Gibran menjadi penerus Joko Widodo.
Prabowo Subianto menyampaikan langsung disaat hadir dalam acara konsolidasi pemenangan nasional Prabowo-Gibran di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Mas Gibran dan saya dalam beberapa hari ini kita telah terjun ke banyak darah ke banyak titik. Dan di situ saya merasakan getaran rakyat kita, saya merasakan harapan rakyat kita (Jadi Penerus Jokowi). Saya melihat mata mereka, saya melihat antusiasme mereka," ucap Prabowo.
Bahkan, dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com, bahwasanya Prabowo juga mengaku betapa kerasnya tangan-tangan masyarakat yang didatangi pasangan Prabowo-Gibran tersebut.
"Saya merasakan tangan mereka sangat keras, terutama ema-ema itu. Kalau sudah pegang tidak mau dilepas," jelas Prabowo Gibran.
Selain itu, Prabowo Subianto juga mengaku kalau dirinya pernah dicubit pipi oleh ibu-ibu saat berkunjung, bahkan sampai merasakan kesakitan gegara fenomena Gemoy yang dijuluki kepada Prabowo Subianto.
"Apalagi fenomena Gemoy itu. Ada ema-ema yang cubit pipi saya, sakit lagi. Ini lah demokrasi. Rakyat ingin menyentuh pemimpinnya," ngaku Prabowo Subianto.
Disamping itu, Prabowo Subianto juga mengaku kalau dirinya tidak ingin dipanggil eyang atau mbah walaupun sudah berusia 72 tahun.
Dirinya mengaku kalau ingin dipanggil Mas lantaran ingin dipanggil sama seperti pasangannya Gibran Rakabuming Raka yang saat ini berusia 36 tahun.
"Saya dari sejak muda, sekarang masih merasa muda. Tolong jangan panggil saya Eyang atau Mbah. Kalau saya senengnya jangan Mas Gibran aja dipanggil Mas. Nah, begitu dong. Mas Bowo, gitu dong," lanjut Prabowo Subianto.
Lebih lanjut, banyak pendukung yang datang kepada pasangan Prabowo-Gibran untuk dapat amanah terhadap tugas yang diemban nantinya jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.
"Saya merasa terharu, tapi sekaligus bangga melihat, merasakan dukungan dari saudara-saudara sekalian. Dukungan kepada saya, dan saudara Gibran saya menerima sebagai penugasan, sebagai amanah, dukungan tersebut kepada kami anggap sebagai tugas," tutur Prabowo.

Share this article
Ternyata banyak yang menginginkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dapat menjadi penerus Presiden RI saat ini.