AYOJAKARTA.COM - Ratusan pengungsi Rohingya yang kini mendiami basement Balee Meuseuraya Aceh (BMA) diduga sempat melakukan aksi mogok makan.
Tak tanggung-tanggung, mereka melakukan aksi mogok makan hingga dua kali pada Jumat 22 Desember 2023 yakni saat pembagian makan siang dan malam hari.
Meski sempat mogok makan, tak berselang lama akhirnya mereka kembali makan.
Aksi tersebut diduga karena mereka menuntut hunian atau tempat penampungan yang lebih layak.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Tahun 2024, Ini 4 Proyek IKN yang Telah Siap dan Dapat Digunakan
Aksi mogok makan pengungsi Rohingya ini dibenarkan Kasat intelkam Polresta Banda Aceh, Kompol Suryo Sumatri Darmoyo.
"Benar aksi penolakan makan terjadi pada siang hari (Jumat 22 Desember) kemarin. Namun setelah dibujuk oleh petugas mereka mau makan lagi," ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @kepoin_trending pada Senin (25/12/2023).
"Akan tetapi aksi itu kembali terulang saat jam makan malam. Tapi mereka akhirnya makan karena mungkin merasa lapar," lanjutnya.
Saat pemberian makan di malam hari, pengungsi Rohingya enggan untuk memakan makanan yang diberikan Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) melalui relawan PMI Banda Aceh.
Namun setelah diberikan arahan para relawan, baru sekitar pukul 21.10 WIB para pengungsi Rohingya akhirnya mulai mengambil makanan dan minuman yang diberikan petugas.
Salah satu pengungsi Rohingya sempat berkomunikasi dengan petugas menggunakan aplikasi translator.
Dari komunikasi tersebut didapatkan informasi bahwa para etnis Rohingya meminta kejelasan soal hunian dan pemberian makanan yang layak seperti di Camp Bangladesh.
Adapun di lokasi para pengungsi Rohingya hanya dijaga para petugas gabungan seperti kepolisian, Satpol PP dan petugas medis.
Sementara untuk pihak UNHCR yang berkewajiban mengurusi pengungsi tak tampak batang hidungnya.
“Sementara pihak UNHCR atau yang lainnya yang berkewajiban mengurus pengungsi tidak dapat ditemukan. Ketidakhadiran mereka sudah terjadi sejak lama,” pungkasnya.
Sontak unggahan tersebut banyak mendapatkan komentar dari publik, warganet banyak menyayangkan aksi mereka yang tak bersyukur.
“Datang sendiri ga ada yg undang nyusahin lg,” tulis salah satu akun di kolom komentar.
“Taruh mereka kembali ke perahunya, trus suruh berlayar lagi,” balas akun lainnya.
“Belajarlah untuk selalu bersyukur saudaraku suku rohingya,” ujar salah satu akun.
“Ngelunjak lama-lama,” tulis akun lainnya.
“Sudah numpang banyak maunya, sesusah itu buat sadar diri,” kata salah satu akun.***

Share this article
Pengungsi Rohingya di Aceh gelar aksi mogok makan hingga dua kali menuntut hunian layak seperti di Bangladesh.