AYOJAKARTA.COM -- Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, mengungkapkan bahwa Jessica Wongso kini berada di balik jeruji penjara sebagai hasil dari manipulasi dan rekayasa yang dilakukan oleh Muhammad Nuh Al Azhar dan Christoper Hariman Rianto.
Keduanya, oleh Rismon disebut sebagai pengecut dan penipu, saat ini bersembunyi dari tanggung jawab mereka.
"Kasian ada anak seorang manusia yang sekarang meringkuk atau dipenjara akibat manipulasi dan rekayasa dari si pengecut dan penipu Muhammad Nuh Al Azhar dan Christoper Hariman Rianto," kata Rismon dikutip ayojakarta dari laman YouTube Sarang Informasi pada Minggu (7/1/2024).
Rismon juga mencatat bahwa Roy Suryo, dalam persidangan, bukan hanya menggiring opini tetapi juga menciptakan keributan dengan menuduhnya berbohong.
"Pada saat itu di persidangan Roy Suryo membuat keributan dengan cara menunjuk saya dengan mengatakan bohong," ucapnya.
Meskipun M Nuh mencoba memperlihatkan tayangan CCTV sebagai bukti, hakim menolak konfrontasi dengan dirinya dari pihak Jessica Wongso.
Rismon menyatakan bahwa pernyataannya di pengadilan cukup keras, dan ia merasa pengamatannya dan analisanya selama delapan tahun terakhir sangat komprehensif.
Rismon menegaskan bahwa 8 tahun yang lalu, dengan hanya dua hari analisis, ia sudah mengalami kesulitan mencari Bukti Permulaan (BAP) dari M Nuh dan Christoper karena keduanya paham akan ada penyelidikan.
Oleh karena itu, Rismon menekankan bahwa M Nuh Al Azhar dan Christoper Rianto harus dipandang sebagai kolaborator keadilan dan menyelamatkan Jessica Wongso dari penjara dengan menyerah dan memberikan kebenaran.
"M Nuh dan Christopher harus di label pengecut dan penipu sampai mereka menyerah menjadi justice kolabolator dan menyelamatkan Jessica Wongso dari penjara," jelasnya.

Share this article
Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa Jessica Wongso kini berada di balik jeruji penjara sebagai hasil dari manipulasi dan rekayasa.