AYOJAKARTA.COM — Perayaan mudik Lebaran, yang menjadi momen yang dinantikan setiap tahunnya oleh masyarakat di seluruh Indonesia, semakin terbantu dengan tersambungnya jaringan jalan tol di lima Pulau besar.
Jaringan tol telah mencapai panjang 2.835 km, tersebar di Pulau Jawa (1.782,47 km), Sumatera (884,45 km), Bali (10,07 km), Kalimantan (97,27 km), dan Sulawesi (61,46 km).
Hal ini tentunya memberikan kemudahan bagi pergerakan kendaraan masyarakat menuju ke kampung halaman.
Selain memungkinkan mobilitas yang lebih lancar, kehadiran jalan tol juga disertai dengan adanya fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), atau yang sering disebut Rest Area.
Dikutip dari bpjt.pu.go.id, menurut Tulus Abadi, Anggota BPJT Unsur Masyarakat, saat menjadi narasumber dalam Media Gathering Lebaran Astra Infra Group di Jakarta, TIP terbagi menjadi tiga tipe.
Tipe-tipe tersebut yakni Tipe A, B, dan C, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan diskresi petugas di lapangan.
Pemudik diimbau untuk tidak terlalu lama beristirahat di TIP, maksimal 30 menit, untuk menghindari penumpukan kendaraan di rest area.
Selain itu, jika TIP terlihat penuh, pemudik dapat keluar terlebih dahulu ke jalan arteri untuk mencari rest area terdekat sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan jalan tol kembali.
Saat ini, jumlah TIP yang beroperasi mencapai 134, tersebar di berbagai ruas jalan tol di seluruh Indonesia.
TIP dibagi menjadi beberapa tipe berdasarkan fasilitas dan layanan yang tersedia di dalamnya. Berikut penjelasan singkat tentang tiap tipe TIP.
Baca Juga: Mudik Lebaran? 3 Cara Cek Tarif Tol Secara Online Melalui BPJT, Jasa Marga, dan Google Maps
1. Tipe A
TIP tipe A memiliki area yang lebih luas dan lengkap dengan fasilitas umum seperti ATM, toilet, SPBU, klinik kesehatan, bengkel, minimarket, mushola, kios, tempat parkir, ruang terbuka hijau, hingga restoran.
Fasilitas yang lengkap ini membuat pengguna jalan tol dapat melakukan berbagai kegiatan dan memenuhi kebutuhan selama istirahat.
2. Tipe B
TIP tipe B memiliki area yang lebih kecil dibandingkan dengan tipe A, namun masih menyediakan fasilitas penting seperti ATM center, toilet, warung atau kios, minimarket, mushola, restoran, ruang terbuka hijau, dan tempat parkir.
Meskipun lebih sederhana, TIP tipe B tetap memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tol dalam istirahat.
Baca Juga: Kamu Harus Tahu! Ini yang Wajib Kamu Siapkan Saat Berkendara Jarak Jauh di Momen Mudik Lebaran
3. Tipe C
TIP tipe C memiliki area yang paling kecil di antara dua tipe lainnya. Fasilitas yang disediakan biasanya lebih terbatas, seperti toilet, warung atau kios, mushola, dan tempat parkir yang bersifat sementara.
Fasilitas rest area tipe C kadang-kadang hanya dioperasikan pada saat-saat tertentu, seperti saat libur panjang atau hari raya, dan tidak selalu tersedia secara permanen.
Meskipun lebih sederhana, TIP tipe C tetap memberikan fasilitas dasar bagi pengguna jalan tol yang membutuhkannya.
Dengan tersedianya jaringan jalan tol dan fasilitas TIP yang memadai, diharapkan perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman bagi seluruh pemudik.***

Share this article
Pemudik diimbau untuk tidak terlalu lama beristirahat di TIP, maksimal 30 menit, untuk menghindari penumpukan kendaraan di rest area.