AYOJAKARTA.COM – Kasus Jessica Wongso yang sempat viral beberapa bulan belakangan ini telah meredup.
Kendati demikian, tidak menyurutkan semangat Rismon Sianipar untuk terus menyuarakan adanya dugaan rekayasa di balik kasus Jessica Wongso.
Dalam tayangan YouTube Balige Academy, Rismon Sianipar menuding Krishna Murti sebagai dalang rekayasa CCTV Kafe Olivier.
Dikatakan bahwa Krishna Murti pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di tahun 2016.
Rismon Sianipar mengatakan bahwa petinggi kepolisian ini mengadakan rapat koordinasi dengan Muhammad Nuh Al Azhar yang merupakan ahli forensik digital, juga Ketua AFDI.serta dengan Christopher Hariman Rianto seorang ahli forensik digital.
Bukan hanya dengan kedua orang ahli digital forensik saja, Krishna Murti juga disebut bertemu dengan tiga jaksa penuntut umum sidang Jessica Wongso yakni Shandy Handika, Hari Woibowo, dan Wahyu Oktaviandi.
Pertemuan antara Krishna Murti dengan ahli digital forensik dan para jaksa diduga sebagai persiapan menyajikan video CCTV Kafe Olivier hasil rekayasa.
“Memberikan sebuah flashdisk berisi 29 file kepada Muhammad Nuh Al Azhar dan sebuah flashdisk berisi 13 file kepada Christopher Hariman Rianto,” ujarnya.
“Menyembunyikan file video CCTV 10, 11, 12, 13, dan 14 sampai saat ini. Kelima file video ini tidak pernah ditampilkan dalam persidangan,” lanjutnya.
Secara terang-terangan Rismon Sianipar juga menyebut bahwa enam jaksa penuntut umum dalam sidang Jessica Wongso telah berkomplot dengan pelaku yang merekayasa CCTV.
Pelaku tersebut diduga ahli digital forensik yang dihadirkan dalam sidang yang tidak lain Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto yang dikoordinasi oleh Krishna Murti.
“Karena tanpa koordinasi dia (Krishna Murti) tidak mungkin BAP rekayasa maupun video rekayasa tersebut bisa disebarkan dan digunakan oleh para jaksa,” kata Rismon Sianipar.
“Semua adalah under control, dibawah kendali Krishna Murti. Makanya saya selalu memesan kepada Pak Krishna Murti ini sebaiknya kembalilah ke jalan kebenaran apalagi ini bulan suci Ramadhan,” sambungnya.
“Kan saatnya yang tepat anda untuk mengaku salah, hentikan semua rekayasa ini. Jangan berdiam diri karena bukti yang saya ajukan 37 itu sudah sangat valid,” imbuhnya.***

Share this article
Rismon Sianipar menuding Krishna Murti sebagai dalang rekayasa CCTV Kafe Olivier kasus Jessica Wongso.