Sebut Ada Pelanggaran HAM dan Rekayasa Brutal Terhadap Jessica Wongso, Rismon Sianipar Nekat Kirim Surat Terbuka Kepada Presiden Jokowi yang Isinya…

Rismon Sianipar Buat Surat Terbuka ke Jokowi soal Kasus Jessica Wongso
Rismon Sianipar Buat Surat Terbuka ke Jokowi soal Kasus Jessica Wongso

AYOJAKARTA.COM - Rismon Sianipar seakan tidak pernah bosan mengungkap kejanggalan di balik kasus Jessica Wongso.

Dalam tayangan YouTube Balige Academy lelaki yang pernah dihadirkan sebagai saksi ahli digital forensik oleh pengacara Jessica Wongso mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo.

Rismon Sianipar berpendapat bahwa ada pelanggaran HAM terhadap Jessica Wongso hingga adanya dugaan rekayasa CCTV yang sangat brutal.

Berikut isi surat terbuka Rismon Sianipar yang dilayangkan kepada Presiden Jokowi sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Selasa 23 April 2024.

Baca Juga: Anggap Jessica Wongso Jadi Korban Pelanggaran HAM Internasional, Rismon Sianipar Desak Presiden Jokowi Lakukan Ini

"SURAT TERBUKA

YANG TERHORMAT BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

IR. JOKO WIDODO

Dengan segala hormat, saya, Rismon Hasiholan Sianipar, seorang ahli forensik digital, mengambil kesempatan ini untuk mengungkapkan kekhawatiran mendalam mengenai pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di negara kita tercinta.

Pada tahun 2016, saya terlibat sebagai saksi ahli dalam persidangan yang melibatkan Jessica Kumala Wongso, yang mendapat sorotan luas dari masyarakat. Selama proses hukum tersebut, terjadi serangkaian tindakan yang sangat meresahkan, dimana Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti, menggunakan wewenangnya secara tidak wajar dengan menahan Jessica Kumala Wongso di sel isolasi selama empat bulan dalam kondisi yang tidak manusiawi-kondisi yang secara luas dianggap sebagai “sel tikus”.

Baca Juga: Rismon Sianipar Sebut Rekayasa Video CCTV Kasus Jessica Wongso Berdampak Pada Putusan Perkara

Selama masa penahanan tersebut, Jessica Kumala Wongso mengalami tekanan psikologis yang intens.

Lebih lanjut, saya membuktikan bahwa Inspektur Jenderal Krishna Murti sengaja memanipulasi bukti video CCTV, yang notabene adalah komponen penting dalam sistem peradilan kita, untuk secara tidak sah mengimplikasikan Jessica dalam sebuah tindak pidana.

Tindakan ini tidak hanya mencoreng keadilan dan integritas sistem hukum kita, tapi juga merupakan pelanggaran serius terhadap Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia serta berbagai konvensi dan perjanjian internasional yang bertujuan melindungi hak dan martabat setiap individu.

Saya ingin menekankan pada tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh manipulasi bukti video CCTV dalam kasus yang melibatkan Jessica Kumala Wongso. CCTV yang telah direkayasa tidak hanya mempengaruhi jalannya penyelidikan tetapi juga memiliki dampak luas pada kesimpulan yang diambil oleh berbagai profesional hukum termasuk saksi fakta, ahli forensik digital, psikolog, kriminolog, dokter forensik, ahli pidana, dan bahkan hakim yang memutuskan perkara.

Manipulasi video tersebut melibatkan pengurangan resolusi dan frame rate yang disengaja. CCTV yang asli, dengan resolusi 1920x1080 pixel dan 25 frame per detik, sengaja diubah menjadi 960x576 pixel dengan 10 frame per detik.

Tindakan kesengajaan ini merupakan perbuatan merusak barang bukti digital yang mengakibatkan hilangnya data spasial maupun temporal dan hanya menyisakan informasi sekitar 10 persen.

Baca Juga: Laporan Soal Kriminalisasi pada Jessica Wongso Tak Ditanggapi, Rismon Sianipar Libatkan Duta Besar Australia untuk Indonesia

Tindakan ini secara signifikan mengurangi kualitas dan kejelasan gambar, sehingga menyulitkan pengidentifikasian objek-objek krusial pada video, serta mempersulit rekonstruksi kejadian secara akurat. Efek buram dan video yang terputus-putus menyebabkan bukti visual menjadi tidak kredibel.

Dalam konteks forensik, rekayasa ini mempengaruhi kredibilitas dan validitas analisis para ahli. Misalnya, psikolog yang mengandalkan informasi visual dan pola perilaku dari video untuk menilai keadaan mental, niat, dan tindakan subjek menjadi tidak akurat.

Reduksi detail visual mengganggu penilaian psikologis, yang bisa mengarah pada kesimpulan yang salah mengenai motif atau keadaan psikologis terdakwa.

Para kriminolog, yang memanfaatkan bukti video untuk menetapkan timeline dan mengidentifikasi tersangka atau motif, juga terpengaruh oleh rekayasa video CCTV yang diorkestrasi oleh Krishna Murti dan dibantu oleh kedua ahli forensik digital Kombes Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto.

Baca Juga: Yakin 100 Persen Ada Rekayasa di Balik Kasus Jessica Wongso, Rismon Sianipar: Saya Punya 37 Bukti Ilmiah yang Tak Terbantahkan

Saya ingin menambahkan suatu aspek yang sangat krusial terkait dengan integritas data dalam proses hukum yang telah tercemar ini. Dalam proses persidangan tersebut, terdapat insiden serius dimana para jaksa telah dengan semena-mena mengubah isi flashdisk yang merupakan salah satu barang bukti kunci.

Perubahan ini dilakukan berulang kali selama persidangan berlangsung, tanpa sepengetahuan hakim maupun pengacara.

Perbuatan ini telah menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap integritas seluruh proses peradilan dan mempertanyakan keadilan yang diberikan kepada terdakwa.

Flashdisk yang seharusnya menyimpan data mentah yang tidak terkontaminasi, kini menjadi sumber keraguan karena telah diubah isinya. Tindakan ini tidak hanya melanggar prinsip-prinsip dasar proses peradilan yang adil dan transparan tetapi juga mengancam kepercayaan publik terhadap sistem peradilan kita..."

Itulah isi surat terbuka yang ditulis oleh Rismon Sianipar dan ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# Rismon Sianipar
# CCTV
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.