AYOJAKARTA.COM -- Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 akhirnya akan dibuka dalam waktu dekat.
Pendaftaran rekrutmen CPNS 2024 akan dibuka secara serentak di seluruh Indonesia pada Juni mendatang.
Meski pendaftaran CPNS 2024 akan dibuka dalam waktu satu bulan lagi, calon pendaftar sudah bisa mulai mempersiapkan diri.
Baca Juga: 4 Jurusan Kuliah yang Jarang Disesali oleh Lulusannya, Apakah Ada Jurusan Kamu?
Dalam rekrutmen CPNS, tahapan awal yang harus dilalui oleh para pelamar adalah Seleksi Administrasi.
Seleksi Administrasi akan menjadi penentu apakah pelamar dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya atau tidak.
Tidak hanya menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan, pelamar juga harus memperhatikan hal-hal yang menjadi ketentuan dalam Seleksi Administrasi.
Sebab, satu kesalahan yang mungkin bagi pelamar sepele dapat mempengaruhi hasil seleksi.
Jika dinyatakan gagal atau tidak lolos Seleksi Administrasi maka pelamar tidak bisa melanjutkan rekrutmen.
Ada beberapa penyebab mengapa pelamar gagal lolos Seleksi Administrasi CPNS yang harus menjadi perhatian.
Berikut adalah penyebab gagal lolos Seleksi Administrasi CPNS yang dikutip dari akun Instagram @cpns.asn.
1. Salah upload dokumen
Baca Juga: Tips WhatsApp Agar Foto dan Video yang Dikirim Tidak Bisa Disimpan dan Screenshot
2. Batas usia tidak sesuai
3. Adanya manipulasi berkas
4. E-materai tertimpa tanda tangan
5. Menjadi anggota partai
6. Salah ketik identitas di web dan surat
7. Surat lamaran tidak sesuai ketentuan
8. Surat keterangan sehat bukan dari RS Pemerintah
9. Akreditasi bukan tahun kelulusan
Baca Juga: Bukan Hanya Jadi Guru! Ini Dia Formasi CPNS 2024 Non-Guru yang Bisa Dilamar S1 Pendidikan!
10. Tujuan surat lamaran salah
11. Kualifikasi pendidikan tidak sesuai
12. Nama tidak sesuai dengan dokumen
13. Hasil scan tidak terbaca
14. Hasil scan tidak lengkap
Demikian informasi mengenai penyebab gagal lolos Seleksi Administrasi CPNS. Semoga bermanfaat.***

Share this article
Ada beberapa penyebab mengapa pelamar gagal lolos Seleksi Administrasi CPNS yang harus menjadi perhatian.