7 Kesalahan Umum Ini Jadi Penyebab Gagal Lolos Seleksi Administrasi PPG Prajabatan, Hindari Ya..

Illustrasi. Inilah 7 kesalahan umum yang menyebabkan peserta tidak lulus seleksi administrasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.
Illustrasi. Inilah 7 kesalahan umum yang menyebabkan peserta tidak lulus seleksi administrasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.

AYOJAKARTA.COM – Lolos seleksi administrasi PPG Prajabatan adalah langkah awal menuju impian menjadi guru profesional.

Namun, banyak calon peserta yang gagal atau tidak lolos di tahap ini karena kesalahan sepele.

Lalu, apa saja kesalahan umum yang dapat menyebabkan peserta tidak lolos seleksi seleksi Administrasi PPG Prajabatan?

Inilah 7 kesalahan umum yang menyebabkan peserta tidak lulus seleksi administrasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.

Baca Juga: Kemenag Rilis Aturan PPG Daljab dan Prajabatan 2025 Terbaru, Begini Kriteria Kelayakan Guru yang Lolos Pelatihan

1. Cantumkan Nama gelar akademik atau profesi

Nama yang digunakan dalam sistem seleksi administrasi harus sesuai dengan nama di dokumen resmi, tanpa gelar.

Solusi: Pastikan nama di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) sesuai dengan format yang benar, tanpa gelar. Verifikasi data dengan cermat dan pastikan sesuai dengan dokumen identitas resmi seperti KTP atau akta kelahiran.

2. NIK (Nomor Induk Kependudukan) Tidak Valid

NIK yang tercatat di Dapodik sangat penting untuk verifikasi peserta. NIK yang tidak valid atau salah akan menghambat proses seleksi administrasi.

Solusi: Periksa kembali NIK yang tercatat di Dapodik dan pastikan sesuai dengan data di KTP atau dokumen resmi lainnya.

Jika terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian, segera lakukan pemutakhiran di sistem Dapodik. Periksa kembali NIK yang tercatat di Dapodik dan pastikan sesuai dengan data di KTP atau dokumen resmi lainnya.

Jika terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian, segera lakukan pemutakhiran di sistem Dapodik.

Baca Juga: Spek Sultan Harga Merakyat! POCO X7 PRO 5G Siap Rilis di Indonesia, Intip Apa Saja Bocorannya di Sini...

3. Tanggal dan Tempat Lahir Tidak Tepat

Ketidaksesuaian tanggal dan tempat lahir dengan dokumen resmi seperti KTP atau ijazah juga dapat menyebabkan kandidat tidak lulus seleksi administrasi.

Solusi: Pastikan tanggal dan tempat lahir yang tercatat di Dapodik sesuai dengan informasi di dokumen identitas resmi. Segera perbaiki jika ada perbedaan di Dapodik.

4. NIK Tidak Tervalidasi

Solusi: Cek NIK di dukcapil.kemendagri.go.id.

5. Status Kelulusan Tidak Terupdate

Solusi: Cek PDDIKTi dan hubungi pihak kampus.

6. Esai Asal-asalan atau nyontek

Jika lolos seleksi administrasi PPG Prajabatan pastikan esai jangan dibuat asal-asalan atau mencontek peserta sebelumnya misalnya mengambil pengalaman orang lain.

7. Tidak menggunakan e-materai/ materai pada dokumen

Menyertakan materai di pakta integritas merupakan ketentuan pada pendaftaran seleksi Administrasi PPG Prajabatan. Maka dari itu, calon peserta harus memastikan sudah menyertakan e-materai atau materai di pakta integritas.

Untuk menghindari kegagalan seleksi administrasi, penting untuk mengecek dan mengupdate data Dapodik guna memastikan semuanya akurat. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kesalahan Umum
# PPG
# seleksi administrasi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.