Usai Pegi Setiawan Bebas, Saksi Kunci Aep Menghilang, Begini Kata Reza Indagiri

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri
Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina dan Eky memasuki fase baru dengan dibebaskannya Pegi Setiawan yang sebelumnya dianggap sebagai otak di balik peristiwa tersebut.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung dalam putusan praperadilan menyatakan bahwa penangkapan dan penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan tidak sah.

Hakim tunggal Eman Sulaeman dalam putusan yang dibacakan pada Senin 8 Juli 2024, menyebutkan bahwa penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Rizky alias Eky pada tahun 2016 oleh Polda Jabar tak sesuai prosedur dan melanggar hukum.

Sementara itu Aep, saksi dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon menghilang tanpa jejak, menyebabkan publik mempertanyakan keberadaannya dan menunggu klarifikasi atas semua pernyataan palsu yang merugikan Pegi Setiawan.

Baca Juga: Ini Reaksi Pegi Setiawan Setelah Tahu Dapat Dukungan dari Sebanyak 74 Advokat di Seantero Jawa Barat

Salah satu yang mempertanyakan kesaksian Aep adalah Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri.

Ia mengatakan dari awal sudah mengkritisi masalah ini dan menyebut otoritas Kepolisian terlalu mengandalkan keterangan saksi.

“Sejak awal saya sebetulnya sudah mengkritisi pengungkapan kasus atau penegakan hukum atas masalah Cirebon ini sebagai potret tentang bagaimana otoritas Kepolisian terlalu mengandalkan pada keterangan saksi”, ucap Reza Indragiri dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Kamis, 11 Juli 2024.

Baca Juga: Berpeluang Bisa Kembali Menjadi Tersangka, Pegi Setiawan Mengaku Sudah Aman, Kuasa Hukum Ungkap Hal Ini

Reza mengatakan dari awal sudah memberikan kritik bahwa daripada mencari keterangan saksi lebih baik mencari bukti-bukti.

“Padahal kritik saya daripada mencari-cari keterangan baik itu dari tersangka ataupun dari saksi lebih bagus mencari bukti-bukti saintifik saja yang di kemudian hari ternyata pandangan saya ini segendang sepenarian dengan otokritik Kapolri sendiri”, ucapnya.

“Ketika Kapolri mengatakan lewat Wakapolri bahwa kerja penegakan hukum tahun 2016 tidak sungguh-sungguh taat dengan kaidah saintifik”, lanjutnya.

Pakar Psikologi Forensik tersebut mengatakan bahwa ia mengkritik terkait terlalu mengandalkan keterangan dua saksi yakni Aep dan Sudirman.

Baca Juga: Pegi Setiawan Buka Suara, Teman Masa Kecilnya Ternyata Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Ia juga memperkirakan keterangan dari dua saksi ini tak sesuai kenyataan.

“Nah salah satu fokus kritik saya terkait dengan mengandalkan keterangan saksi itu ada dua sesungguhnya. Satu Aep yang kedua Sudirman, perkiraan saya kedua pihak ini boleh jadi sudah menyampaikan keterangan tidak sesuai dengan kenyataan berarti terbuka kemungkinan keterangan palsu atau kebohongan”, ucapnya.

Reza mengatakan bahwa perlu juga dibedakan cara otoritas penegak hukum menyikapi seorang Aep dan Sudirman.

Baca Juga: Siapa Pelaku Kasus Vina-Eky Usai Pegi Setiawan Bebas? Keberadaan Iptu Rudiana Kembali Disorot, Pengamat ISSES: Sangat Misterius

Namun intinya adalah kevalidan keterangan kedua saksi tersebut.

“Tapi tinggal lagi menurut saya perlu dibedakan cara otoritas penegakan hukum menyikapi seorang Aep dengan cara menyikapi seorang Sudirman”, ujarnya.

“Tapi intinya benang merahnya sama validitas keterangan dari mereka tampaknya sungguh-sungguh diragukan bahkan patut untuk dicurigai bahwa sekali lagi keterangan mereka mengandung keterangan sifatnya palsu”, sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Eman Sulaeman
# Pegi Setiawan
# Aep
# Reza Indragiri
# Sudirman
# Vina
# pembunuhan
# Polda Jabar
# Cirebon
# Eky

News Update

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.