AYOJAKARTA.COM – Proses awal penanganan kasus penyebab kematian pasangan Vina dan Eky, tidak ubahnya seperti tayangan sinetron yang berseri-seri.
Selain proses banyak mendatangkan banyak perdebatan, juga karena penerapan metode Scientific Crime Investigation atau CSI dalam perkara Vina dan Eky yang kurang canggih.
Sehingga pembuktian penyebab tewasnya pasangan Vina dan Eky yang seharusnya bisa dilakukan dengan sangat mudah, justru berbuah susah.
Pandangan tersebut disampaikan Roy Suryo selaku Pakar Telematika, saat menyoroti hasil ekstraksi percakapan dalam sebuah siniar.
Baca Juga: Awas Salah! Ini Tutorial Pembelian dan Pembubuhan E-Materai untuk Dokumen Seleksi CPNS 2024
Menurut Roy, salah satu akar permasalahan yang membuat kasus Vina menjadi multi episode adalah pengabaian terhadap bukti ilmiah.
Sangat bertolak belakang dengan kasus Jessica Wongso di tahun yang sama dan banyak mengedepankan bukti digital, kasus Vina justru sebaliknya.
Hal tersebut dapat diketahui dari adanya berkas hasil ekstraksi percakapan antara Vina dan Mega serta Widi yang tidak diperhatikan selama proses persidangan.
Hanya melalui hasil ekstraksi percakapan yang memuat banyak informasi, menurut Roy suatu perkara pidana dapat dengan mudah ditelusuri.
“Kalau software ekstraktornya itu mesinya bagus ada LAC Location Activation, sehingga kita tahu Base Transceiver Station atau BTS dimana,” ungkap Roy.
Baca Juga: Ajukan PK Kedua, Jessica Wongso Siap Terima Kemungkinan Ditolak, Akan Pasrah?
Dengan memiliki informasi lokasi tersebut, Roy optimis dapat dengan mudah mengetahui keberadaan posisi dari orang-orang yang berkomunikasi.
Sehingga informasi menyangkut waktu, lokasi, dan data pengirim serta penerima bisa menjadi alat untuk mengungkap penyebab tewasnya pasangan Vina dan Eky.
Proses penanganan Vina dan Eky yang berbelit dan maju-mundur, menurut Roy bisa membuat publik mengabaian perkara lain dan lebih besar.
Terkait dengan keberadaan berkas ekstraksi percakapan yang sudah termuat dalam BAP namun cenderung diabaikan, Roy mengungkapkan rasa keheranan.
“Perkara Hakim kemudian tidak memeriksa menurut saya memang agak aneh, juga kenapa Jaksa tidak membahas itu?”
Banjir persepsi dan pernyataan terkait kasus tewasnya pasangan Vina dan Eky yang sedemikian masif, menurut Roy membuat objektivitas menjadi tersamarkan.
Baca Juga: Rapat Paripurna DPR Sahkan Revisi UU Pilkada Ditunda, Sufmi Dasco Ahmad: Tidak Memenuhi Kuorum
Mengacu pada realitas tersebut, Roy menilai penanganan perkara kasus tewasnya Vina merupakan upaya untuk mengabaikan sesuatu yang besar.
“Kasus Vina ini memang menurut saya aneh, karena ada sesuatu yang besar,” ungkap Roy saat menjadi narasumber.
Selaku Pakar Telematika, Roy berharap penyebab kematian pasangan Vina dan Eky bisa segera terungkap dan disampaikan ke publik.
Salah satu upaya paling efektif untuk proses pengungkapan tersebut, menurut Roy adalah dengan mengedepankan metode SCI. ***

Share this article
penerapan metode Scientific Crime Investigation atau CSI dalam perkara Vina dan Eky yang kurang canggih disebut menjadi salah satu alasan...