AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 akan ditutup hari ini tanggal 10 September 2024 pukul 23.59 WIB.
Dari data terbaru Badan Kepegawaian Negara (BKN) per tanggal 9 September 2024, pelamar CPNS 2024 yang sudah daftar sebanyak 3.670.943. Pelamar yang sudah submit sebanyak 2.701.673.
Pelamar CPNS 2024 yang sudah dinyatakan memenuhi syarat (MS) sebanyak 1.378.016. Sedangkan pelamar yang sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 245.381.
Di balik banyaknya pendaftar yang sudah submit, masih ada instansi yang sepi peminat di seleksi CPNS 2024 ini.
Baca Juga: Pendukung Anies Baswedan Serukan Gerakan Bertemakan ‘Anak Abah Tusuk Tiga Paslon’, Apa Alasannya?
Hal tersebut bisa menjadi peluang besar untuk kamu yang masih ingin mendaftar seleksi CPNS 2024 pada hari ini.
Hari ini merupakan kesempatan terakhir bagi pelamar yang masih ingin mendaftar seleksi CPNS 2024.
Karena masih ada waktu di hari terakhir ini, kamu bisa mencoba beberapa instansi-instansi yang sepi peminat di pendaftaran CPNS tahun ini.
Dikutip Ayojakarta.com dari instagram @bkngoidofficial, pada Selasa, 10 September 2024, berikut ini instansi-instansi yang sepi peminat berdasarkan data BKN per tanggal 9 September 2024.
1. Pemerintah Kota Gorontalo
Formasi: 5
Pelamar: 13
2. Pemerintah Kab. Bangli
Formasi: 9
Pelamar: 19
3. Pemerintah Kab. Purworejo
Formasi: 17
Pelamar: 39
4. Pemerintah Kota Tanjungpinang
Formasi: 15
Pelamar: 50
5. Pemerintah Kab. Bondowoso
Formasi: 27
Pelamar: 58
6. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan
Formasi: 51
Pelamar: 62
7. Pemerintah Kab. Pohuwato
Formasi: 41
Pelamar: 84
8. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
Formasi: 23
Pelamar: 141
9. Pemerintah Kab. Seram Bagian Barat
Formasi: 10
Pelamar: 164
10. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Formasi: 6
Pelamar: 173
Nah, itulah instansi-instansi CPNS 2024 yang masih sepi peminat berdasarkan data BKN per tanggal 9 September 2024.***

Share this article
Berikut daftar instansi CPNS 2024 yang masih sepi pemiat jelang penutupan pendaftaran malam ini, resmi dari BKN.