AYOJAKARTA.COM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini mengungkapkan strategi dan fokus utama dalam menjalankan tugasnya selama 100 hari masa jabatan di kabinet merah putih.
Arahan tersebut MenPAN-RB sampaikan dalam rapat kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka.
MenPAN-RB, Rini sampaikan bahwa Presiden telah memberikan arahan kepada Menteri kabinet merah putih untuk melakukan akselerasi kinerja dalam 100 hari.
MenPAN-RB punya peran yang strategis untuk memastikan tata Kelola Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengisian jabatan.
“Berbagai kebijakan strategis yang telah dilakukan para Menteri sebelumnya akan terus kami lanjutkan, namun kami akan melakukan penyesuaian dan akselerasi agar sejalan dengan visi misi bapak Presiden Prabowo dan bapak Wakil Presiden Gibran,” ujar Rini yang dikutip melalui kanal YouTube MGMP Bin, Senin (11/11/2024).
Baca Juga: Pilihan Cerdas Akhir Tahun! 7 Rekomendasi HP Xiaomi 1 Jutaan dengan Performa Tangguh
MenPAN-RB baru saja menentukan tiga misi utama yang akan diakselerasi dalam 100 hari, berikut penjelasannya:
1. Penguatan Pembangunan SDM dan Tata Kelola ASN
MenPAN-RB akan berfokus pada penguatan tata Kelola ASN termasuk percepatan pengisian jabatan ASN.
Hal tersebut akan jadi prioritas utama untuk memastikan efektivitas serta efisiensi kerja pemerintahan.
Rini juga akan memastikan pembagian peran yang efektif untuk pelayanan publik yang optimal.
MenPAN-RB juga akan berkolaborasi dengan Sekretariat Negara dan Kementrian untuk mendukung hal tersebut.
Tujuan dalam kolaborasi ini adalah untuk menyelaraskan kebijakan dan program yang terkait dengan penguatan SDM dan tata Kelola ASN.
2. Peningkatan Kinerja Pemerintah
Selain poin nomor satu, MenPAN-RB juga akan berfokus pada peningkatan kinerja pemerintah untuk capai target pembangunan nasional.
MenPAN-RB akan melakukan kolaborasi dengan kementerian dan lembaga serta efektivitas dan efisiensi anggaran.
Selain itu, MenPAN-RB akan melakukan kolaborasi dengan Kemendagri untuk membahas harmonisasi dan finalisasi kebijakan terkait penataan tenaga non ASN.
Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK di instansi pemerintah.
Baca Juga: Duel HP Ultra! Samsung S24 Ultra vs itel S25 Ultra, Siapa Juaranya?
3. Peningkatan Pengawasan Netralitas ASN
MenPAN-RB Bersama BKN akan meningkatkan pengawasan netralitas ASN menjelang pilkada kedepan.
Itu penting untuk memastikan ASN tidak terlibat dalam politik praktis dan tetap jalankan tugas secara profesional.
MenPAN-RB juga akan melakukan kunjungan kenegaraan serta menghadiri KTT untuk membahas isu-isu ASN.
Kunjungan dan KTT tersebut akan jadi media untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman dengan negara lain terkait tata kelola ASN.
Komitmen MenPAN-RB untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Update November 2024! 7 HP Gaming 3 Jutaan Terfavorit dengan Performa Juara di Akhir 2024
“Kita pastikan dalam pengisian jabatan ASN ini tidak akan ada yang dirugikan, karena dalam pengisiannya diutamakan bagi PNS yang sudah existing saat ini agar dapat tetap menduduki jabatan yang setara,” sambung Rini.
MenPAN-RB punya peran yang penting dalam membangun tata Kelola ASN yang baik dan profesional.
Dengan komitmen dalam melakukan akselerasi kinerja 100 hari diharapkan MenPAN-RB bisa memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif serta berwibawa.

Share this article
MenPAN-RB punya peran yang strategis untuk memastikan tata Kelola Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengisian jabatan.