AYOJAKARTA.COM - Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terjadi penambahan kementerian dan lembaga.
Banyaknya kementerian dan lembaga ini, membuat pemerintah siap membuka seleksi CPNS di tahun 2025.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terdiri dari 46 kementerian. Jumlah ini meningkat, mengingat sejumlah kementerian dipecah oleh presiden.
Contohnya Kementerian Pendidikan yang dipecah jadi 3. Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi dan Kementerian Kebudayaan.
Baca Juga: Persiapan Daftar SNBT 2025, Berikut Syarat Peserta, Biaya, dan Ketentuan Umumnya
Ada juga Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang sekarang jadi dua. Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Kemudian Kementerian Koperasi dan UMKM, dipecah jadi Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM.
Kementerian PUPR juga dijadikan dua, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat.
Kementerian Hukum dan HAM, juga jadi Kementerian Hukum sendiri dan Kementerian HAM.
Hal ini membuat pemerintah mewacanakan akan kembali melakukan rekrutmen CPNS di tahun 2025.
Dan itu juga sudah disampaikan langsung oleh Menteri PANRB Rini Widyantini. KemenPAN RB saat ini sedang membahas pemerintahan CPNS Tahun 2025.
Baca Juga: Pemerintah Sudah Tetapkan APBN 2025, Berapa Alokasi Anggaran untuk Pendidikan?
Penerimaan tersebut seiring dengan adanya kementerian atau lembaga baru di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dilansir Ayojakarta.com dari Instagram @cpns.asn, Selasa 24 Desember 2024, saat ini terdapat 48 kementerian.
Jumlah ini naik dibandingkan era Presiden Joko Widodo dengan 34 kementerian.
Untuk penataan ASN di kementerian baru, menPAN RB akan fokus membereskan struktur organisasi di masing-masing instansi.
Namun untuk saat ini, KemenPAN RB masih fokus dalam penyelesaian CPNS dan PPPK 2024.***
Share this article
Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terjadi penambahan kementerian dan lembaga, cpns 2025 buka banyak formasi?