AYOJAKARTA.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan bahwa setidaknya 1.967 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi.
Fenomena ini terjadi meskipun pemerintah telah menerapkan kebijakan optimalisasi formasi untuk mengisi posisi kosong di berbagai instansi.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa kebijakan optimalisasi formasi memungkinkan peserta yang tidak lolos di pilihan awal untuk dialihkan ke instansi lain yang masih memiliki formasi kosong.
Namun, tidak seluruh peserta CPNS 2024 bersedia untuk menerima penempatan baru tersebut.
Setidaknya ada 1.967 yang mengundurkan diri, atau sekitar 12,12 persen
Alasan Pengunduran Diri
BKN mengidentifikasi beberapa alasan utama di balik pengunduran diri para peserta CPNS 2024.
Alasan paling dominan adalah lokasi penempatan yang jauh dari domisili peserta, diikuti oleh pertimbangan gaji yang dianggap kurang memadai.
Instansi dengan Pengunduran Diri Terbanyak
BKN juga merilis daftar lima instansi yang mengalami jumlah pengunduran diri peserta CPNS 2024 terbanyak:
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi: 640 orang
- Kementerian Kesehatan: 575 orang
- Kementerian Komunikasi dan Informatika: 154 orang
- Badan Pengawas Pemilihan Umum: 131 orang
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: 121 orang
Khusus di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, banyak pengunduran diri berasal dari formasi dosen yang ditempatkan di perguruan tinggi negeri di daerah terpencil.
Hal ini menunjukkan tantangan dalam mendistribusikan tenaga pengajar secara merata di seluruh Indonesia.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa sejak awal proses seleksi CPNS, pelamar telah diinformasikan bahwa mereka harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Pengunduran diri massal ini menimbulkan tantangan dalam upaya pemerintah untuk mengisi kekosongan formasi di berbagai instansi, terutama di daerah-daerah terpencil.
BKN dan instansi terkait akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme optimalisasi formasi dan mempertimbangkan strategi baru untuk meningkatkan retensi CPNS.
Selain itu, pemerintah berencana untuk memperkuat sistem pengadaan aparatur sipil negara (ASN) dengan melakukan penguatan yang komprehensif terhadap seluruh tahapan proses seleksi, mulai dari perencanaan hingga penempatan.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi angka pengunduran diri di masa mendatang.***

Share this article
BKN merilis daftar lima instansi yang mengalami jumlah pengunduran diri peserta CPNS 2024 terbanyak, apa saja?