AYOJAKARTA.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin belakangan ini menjadi sorotan publik akibat sejumlah pernyataan kontroversial yang dinilai menyederhanakan isu kesehatan dan menyinggung kelompok tertentu.
Terlihat dari Menkes memberikan komentar soal ukuran celana jeans yang dikaitkan dengan risiko kematian hingga pernyataannya yang menyebut orang dengan penghasilan Rp15 juta lebih sehat dan pintar dibanding yang bergaji Rp5 juta.
Berbagai ucapan Menkes ini menuai kritik dari berbagai kalangan dan menimbulkan polemik di Masyarakat. Berikut deretan pernyataan kontroversial dari Menkes Budi Gunadi yang dirangkum dari berbagai sumber.
Ukuran Celana Jeans dan Risiko Kematian
Menkes Budi menyebut pria yang membeli celana jeans ukuran 33 atau lebih besar berpotensi lebih cepat meninggal dunia karena obesitas dan lemak viseral yang membahayakan organ dalam.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sejumlah pengamat menyoroti pernyataan tersebut karena dianggap termasuk body shaming dan terlalu menyederhanakan masalah kesehatan
Budi kemudian menjelaskan maksudnya adalah mengingatkan agar masyarakat menjaga lingkar pinggang demi kesehatan, bukan untuk mempermalukan.
Baca Juga: Setelah Kominfo Blokir 6 Grup Facebook, Polri Siap Usut Tuntas Pelaku di Balik Konten Inses
Bandingkan kesehatan dari sisi penghasilan serta kepintaran
Pada momen lainnya, Budi Gunadi kembali menjadi sorotan atas pernyataannya yang kembali menuai kontroversi.
Budi juga menyatakan bahwa orang dengan gaji Rp15 juta per bulan pasti lebih sehat dan pintar dibandingkan yang bergaji Rp5 juta.
“kalau dia enggak sehat dan enggak pintar enggak mungkin gajinya Rp15 juta pasti gajinya Rp5 juta,” tuturnya.
Ia mengaitkan pendapatan dengan kondisi kesehatan dan kecerdasan, serta menegaskan bahwa Indonesia belum bisa disebut negara maju jika pendapatan per kapita masih di bawah Rp15 juta.
Pernyataan ini mendapat kritik dari berbagai kalangan yang menilai tidak semua orang bergaji tinggi otomatis lebih sehat atau pintar.
Siapkan aturan Dokter Umum bisa operasi caesar
Kebijakan yang akan disiapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait memperbolehkan dokter umum melakukan operasi caesar di daerah terpencil tengah menjadi sorotan publik dan kalangan medis.
Baca Juga: Kabar Gembira! KKS BRI dan BNI Sudah Cair, Cek Sekarang Status Kartu Kamu
Rencana ini menuai pro dan kontra, perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) belum memberikan persetujuan karena menilai operasi caesar adalah tindakan medis kompleks yang harus dilakukan oleh dokter spesialis untuk menjamin keselamatan ibu dan bayi.
POGI khawatir pelaksanaan operasi caesar oleh dokter umum tanpa kompetensi memadai dapat membahayakan pasien
Menkes Budi mengaku sadar bahwa kebijakan dan pernyataannya menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian pihak, namun menegaskan bahwa kebijakan yang diambil selalu mengutamakan kepentingan masyarakat luas.
Ia juga menegaskan bahwa pernyataannya terkait ukuran celana dan risiko kematian bukan tanpa dasar medis, melainkan berdasarkan bahaya lemak visceral. ***

Share this article
Menkes Budi Gunadi disorot publik usai lontarkan pernyataan soal celana jeans, gaji & kesehatan, serta dokter umum operasi caesar