Sempat Ramai, Benarkah Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming Sebagai Wapres Berhenti di Meja Sekjen DPR?

Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming oleh Forum Purnawirawan TNI Mulai
Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming oleh Forum Purnawirawan TNI Mulai

AYOJAKARTA.COM – Tanggapan DPR terkait surat rekomendasi pemakzulan Gibran Rakabuming sebagai Wapres, merupakan hal yang nyeleneh dan mengada-ada.

Dengan terbukanya akses informasi, anggota DPR tidak sepantasnya menanggapi surat pemakzulan Gibran Rakabuming secara dingin.

Karena surat rekomendasi pemakzulan Gibran Rakabuming sebagai Wapres yang disampaikan Forum Purnawirawan TNI, adalah bagian penting dalam demokrasi.

Baca Juga: Berdarah Betawi dan Punya Kontribusi Besar di Masa Revolusi Hindia-Belanda, Inilah Lima Pahlawan Nasional Asal Jakarta

Pernyataan terkait tanggapan DPR tersebut adalah pandangan Bivitri Susanti yang merupakan Pakar Hukum Tata Negara Universitas Jentera.

Disampaikan saat menjadi narasumber di sebuah siniar, Bivitri menganggap respons DPR terhadap rekomendasi pemakzulan wapres tampak tidak serius.

Sebagaimana telah menjadi sorotan publik, sejumlah anggota DPR mengaku belum menerima surat yang disampaikan oleh Forum Purnawirawan TNI.

Sehingga alasan sejumlah anggota DPR yang berkilah belum menerima surat karena adanya Tata Tertib, merupakan suatu pernyataan mengada-ada.

“Surat Forum Purnawirawan itu bersifat terbuka, jadi menganggap kita semua bodoh dan bisa menerima alasan seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Menolak Hadiri Undangan Polda Metro Jaya, Roy Suryo Ungkap Fakta Mengejutkan Tentang Kebakaran di Pasar Pojok Pramuka!

Meski sejumlah anggota DPR terkesan kurang aspiratif, Bivitri justru mencermati sikap Puan Maharani yang terbilang cukup aneh.

Menjadi satu-satunya partai politik yang dapat dikatakan berseberangan dengan KIM Plus, gelagat aneh menurut Bivitri sedang ditunjukkan oleh PDIP atau Puan Maharani.

Memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan dengan Joko Widodo, Bivitri menilai gelagat Puan justru menunjukkan hal diluar kebiasaan.

Dengan posisi politik yang dimilikinya tersebut, Bivitri menilai Puan idealnya dapat lebih secara proaktif melakukan upaya penekanan.

“Mestinya kan keluarga PDIP itu yang bergerak, tapi ini malah sebaliknya, menurut saya ini yang perlu dibaca,” imbuhnya.

Baca Juga: Penting! Ini Kriteria KPM yang Tidak akan Terima PKH dan BPNT Tahap 3, Segera Perbaiki Data Anda

Pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Megawati beberapa waktu lalu, serta proses hukum Sekjen PDIP; menurut Bivitri merupakan isyarat kuatnya tawar-menawar.

Meski bersifat spekulatif, Bivitri tidak menampik surat rekomendasi pemakzulan Gibran akan cenderung berhenti di tempat karena adanya tarik-menarik politik.

Tanpa adanya intervensi politik, Bivitri mengimani seluruh proses pemakzulan Gibran sebagai Wapres bisa dengan mudah terealisasi.

Selain karena proses naiknya yang jelas-jelas menyalahi peraturan ketatanegaraan, kasus Fufufafa juga dapat menjadi akses untuk melakukan pemakzulan.

Desakan kepada Gibran untuk mundur sebagai Wapres yang dilakukan oleh Forum Purnawirawan TNI, menurut Bivitri bukan semata-mata karena integritas.

Lebih mendalam lagi, alasan pemakzulan terhadap Gibran perlu dilanjutkan adalah karena dapat membawa preseden buruk bagi masa depan Indonesia.

“Targetnya, jangan sampai orang yang tidak punya kapasitas menduduki jabatan karena memanipulasi sistem,” pungkasnya dikutip Ayojakarta dari Abraham Samad Speak Up. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Forum Purnawirawan TNI
# DPR
# pemakzulan Gibran

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.