Perang Thailand vs Kamboja: Ada Korban Jiwa, Ini Penyebab hingga Fakta dari Konflik Wilayah Sengketa

Update perang Thailand vs Kambaja mulai dari korban jiwa, penyebab hingga fakta dari konflik sengketa Candi Preah Vihear
Update perang Thailand vs Kambaja mulai dari korban jiwa, penyebab hingga fakta dari konflik sengketa Candi Preah Vihear

AYOJAKARTA.COM- Kabar hadir dari dunia Internasional, usai terjadi perpecahan antara Thailand dan Kamboja yang menyebabkan keduanya saat ini bersitegang.

Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, perang yang terjadi antara Thailand dan Kamboja ini akibat dari konflik perbatasan yang berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu. 

Hal ini menyebabkan adanya serangan militer dari kedua negara melalui berbagai jalur yakni darat dan udara.

Akibat dari konflik perbatasan yang terjadi ini, diketahui 2 prajurit dari Thailand kehilangan kakinya akibat ledakan ranjau.

Baca Juga: Update Gempa Poso M6,0: Tidak Berpoten Tsunami, Ini Dampak dan Imbauan dari BMKG

Hal ini membuat Thailand bereaksi hingga meluncukan serangan udara ke pihak Kamboja pada Kamis 24 Juli 2025.

Dibalas oleh pihak Kamboja dengan melakukan tembakan artileri dan roket.

Akibat hal ini hubungan diplomatik antara Kamboja dan Thailand disebut memburuk.

Penyebab Konflik Thailand vs Kamboja

Berawal dari konflik perbatasan yang sudah lama terjadi dan menjadi sengketa yang dikenal dengan Segitiga Zamrud karena merupakan perbatasan dari wilayah Thailand, Kamboja dan Laos.

Pada bulan Mei seorang tentara Kamboja tewas dalam baku tembak dengan pasukan Thailand.

Hubungan Bilateral Memanas

Dalam kejadian tersebut keduanya saling membela diri dan menuduh satu sama lain.

Setelah kejadian tersebut, Thailand memperketat pengawasan di pos perbatasan hingga sempat mengancam memutus aliran listik dan internet yang berada di kota perbatasan dengan Kamboja.

Kamboja tak diam, pihaknya mulai menghentikan impor buah dan sayuran dari Thailand hingga melarang penayangan film dan drama Thailand.

Baca Juga: Park Min Young Menyamar Jadi Penipu Jenius dalam Drama Korea 'Confidence Queen', Intip Jadwal Tayangnya

Konflik semakin memanas setelah adanya ledakan ranjau pada 16 Juli 2025 lalu, yang menyebabkan salah satu angkatan militer Thailand kehilangan kakinya.

Akibat ledakan ranjau tersebut diinformasikan 5 tentara Thailand terluka.

Fakta Konflik Thailand vs Kamboja 

- Sengketa sudah terjadi sejak ratusan tahun lalu setelah penjajahan Prancis di Kamboja.

- Bermula dari tahun 2008, kala itu Kamboja mencoba mendaftarkan kuil abad ke-11 menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO yang di protes Thailand.

- Salah satunya kompleks Candi Preah Vihear yang menjadi situs warisan dunia UNESCO.

- Keduanya berbagi garis perbatasan sepanjang 817 kilometer yang dipetakan ketika zaman penjajahan kolonial Prancis ketika menjanjah Kamboja.

- Thailand menolak hasil atas batas wilayah yang ditetapkan PBB melalui Mahkamah Internasional (ICJ) yang didalamnya terdapat candi kuno yang menjadi sengketa.

- Sempat menjadi pusat bentrokan mematikan pada tahun 2011

- Klaim Thailand bahwa tanah sengeketa belum disepakati secara resmi, sedangkan Kamboja mengikuti putusan dari ICJ.

- Perdana menteri termuda di Thailand Paetongtarn pernah mengkritik militer Thailand atas sengketa perbatasan, setelah rekaman percakapannya dengan mantan pemimpin Kamboja Hun Sen selama 17 menit bocor ke publik.

Baca Juga: Review Oppo Reno 14 5G: Performa Gahar, Baterai 6000 mAh, tapi Ada Kekurangan Ini

Update Korban Jiwa

- Pemerintah Thailand menyebutkan korban jiwa akibat peperangan ini sebanyak 14 orang terwas.

- Terdiri dari 13 warga sipil dan 1 tentara dalam penembakan artileri oleh pasukan Kamboja.

- 14 tentara dan 32 warga sipil terluka.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Candi Preah Vihear
# Sengketa
# Thailand
# Kamboja
# Fakta
# korban jiwa
# Konflik
# Perang

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.