Terkesan Dipaksakan? Mahfud MD Buka Suara Soal Pemberian Amnesti bagi Hasto Kristiyanto dan Abolisi untuk Tom Lembong, Begini...

Mahfud MD buka suara soal abolisi Tom Lembong dan amnesti Hasto Kristiyanto yang diberikan oleh pemerintah
Mahfud MD buka suara soal abolisi Tom Lembong dan amnesti Hasto Kristiyanto yang diberikan oleh pemerintah

AYOJAKARTA.COM – Pemberian amnesti terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan ribuan terpidana lain serta abolisi kepada Tom Lembong, terkesan dipaksakan.

Selain karena prosesnya yang terkesan mendadak, pemberian Abolisi terhadap Tom Lembong dan amnesti terhadap Hasto Kristiyanto juga kental akan aroma politik.

Namun demikian, keputusan Presiden untuk memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan khususnya abolisi bagi Tom Lembong merupakan salah satu kabar baik.

Baca Juga: Batik Tulis Ibu Umi Dilirik Brand Besar, Berkat Dukungan PNM Mekaar

Karena itu, terlepas dari berbagai kondisi yang terjadi dibalik prosesnya pemberian ampunan oleh Presiden Prabowo Subianto perlu diapresiasi.

“Benar yang dilakukan Presiden, proses pengadilan terhadap Tom Lembong dan Hasto jelas sekali sangat politis, bukan hukum dan nampaknya dipaksakan,”

Pernyataan terkait pemberian ampunan abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti untuk Hasto tersebut, merupakan pandangan Guru Besar Fakultas Hukum UII, Yogyakarta.

Menurut Profesor Mahfud MD, berdasarkan teori tentang pemberian abolisi sejatinya memang diberikan saat proses hukum masih berjalan; bukan setelah adanya vonis.

Mahfud MD menilai, proses hukum di Indonesia saat ini sudah cukup banyak yang tidak lagi mengacu pada definisi serta teori.

“Amnesti itu adalah pemberian pengampunan sebelum diproses pengadilan, kalau Abolisi ketika sedang diproses,” imbuh Mahfud.

Adanya pergeseran praktek terkait waktu pemberian ampunan oleh Presiden dengan teori hukum, menurut Mahfud mulai terjadi sejak era kepemimpinan Habibie.

Baca Juga: Dapat Abolisi dari Prabowo, Kronologi Kasus Tom Lembong hingga Hasil Vonis Tidak Terbukti Menikmati Keuntungan

Beberapa tokoh politik yang saat itu mendapatkan pengampunan khusus dari Presiden Habibie adalah Sri Bintang Pamungkas serta Mochtar Pakpahan.

Karena itu Mahfud menilai, pemberian pengampunan oleh Presiden terkait abolisi untuk Tom Lembong dan amnesti untuk Hasto tidak perlu dipersoalkan.

Meski berbeda dengan teori atau definisi secara umum, praktek hukum terkait pemberian ampunan oleh Presiden juga tidak sepenuhnya keliru.

“Jadi mari kita sambut gembira, dan kedepannya hukum tidak boleh lagi memberi kesan dipaksakan karena pesanan politik,” imbuhnya.

Proses hukum serta pertimbangan vonis terhadap Thomas Trikasih Lembong, menurut Mahfud merupakan peristiwa yang anomali atau Ngaco.

Sanksi atau vonis hukum yang diberikan oleh Hakim dalam kasus impor gula dan melibatkan Tom Lembong, menurut Mahfud karena adanya tekanan politik.

Akibatnya, pemberian vonis terhadap Tom Lembong justru memperlihatkan adanya ketidak mandirian atau independensi Hakim sebagai Pemutus perkara.

Selain dialami oleh Tom Lembong, kondisi dan adanya aroma tekanan politik senada juga terjadi pada perkara hukum yang melibatkan Hasto Kristiyanto.

“Jadi mari kita bergembira, karena ada gebrakan,” pungkas Mahfud MD dikutip Ayojakarta dari Kompas TV Dewata.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mahfud MD
# Abolisi
# amnesti
# Tom Lembong
# Hasto Kristiyanto

News Update

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.