AYOJAKARTA.COM--Pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD mengenai tudingan ada aliran dana mencurigakan di Kementerian Keuangan menjadi sorotan terlebih saat ini kepercayaan publik kepada Kemenkeu dinilai menurun.
Mahfud MD secara tiba-tiba menyatakan bahwa ada aliran dana mencurigakan sebesar Rp300 triliun pada Kementerian Keuangan.
Karena pernyataan Mahfud MD tersebut tidak disertai dengan bukti otentik maka Menkeu Sri Mulyani mempertanyakan dari mana munculnya angka tersebut.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (11/3/2023), Mahfud MD memberi tanggapan dari pertanyaan Sri Mulyani.
Dalam Rapat Kerja Nasional IKA UII ke-3 di Bali pada Jumat (10/3/2023), Mahfud MD mengatakan bahwa akan bertemu dengan Sri Mulyani secara langsung.
Pertemuan tersebut guna menjelaskan secara langsung temuannya mengenai aliran dana mencurigakan di Kementerian Keuangan.
“Ya nanti saya jawab ke Bu Sri Mulyani, masa saya jawab di sini. Pertanyaan Sri Mulyani ke saya tidak dijawab di sini,” kata Mahfud MD.
angkaBaca Juga: Heboh Rp 300T, Kemenkeu Terima 134 Data Pegawai Pajak Punya Saham di 280 Perusahaan dari KPK: Tak Ada Angkanya
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV (11/3/2023), di samping itu Sri Mulyani miliki inisiatif rencana untuk bersih-bersih Kementerian Keuangan atas kasus-kasus yang terjadi.
Nyatanya sudah sejak tahun 2009 ada laporan transaksi janggal di Kementerian Keuangan yang tidak mendapat tindakan serius bahkan sudah melewati pergantian menteri hingga 4 kali.
Menanggapi hal tersebut Menko Polhukam Mahfud MD memberikan apresiasi kepada gebrakan Sri Mulyani.
“Sangat hormat dan salut pada Bu Sri Mulyani yang begitu hebat itu untuk membersihkan itu sudah lama, mengambil tindakan-tindakan yang cepat tapi menumpuk sebanyak itu karena bukan Sri Mulyani, itu ganti periode sudah 4 kali kan,” kata Mahfud MD.
Mahfud MD mengungkap bahwa selama ini Irjen Keuangan tidak menganggap masalah kecil yang ada si Kementerian keuangan sebagai sesuatu hal yang penting.
Tapi karena dibiarkan berlarut-larut maka masalah menjadi semakin besar dan sulit untuk diuraikan, hal ini sudah tidak bisa disembunyikan lagi kepada masyarakat.
Mahfud MD sendiri sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia siap membantu Sri Mulyani dalam menangani transaksi keuangan janggal yang selama ini diabaikan.
Kerjasama antara Kementerian Keuangan dan juga Kementerian Politik dan Hukum ini bertujuan untuk mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat kepada lembaga keuangan negara.***

Share this article
Mahfud MD mengatakan bahwa akan bertemu dengan Sri Mulyani secara langsung untuk membicarakan aliran dana mencurigakan Rp 300T