AYOJAKARTA.COM- Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan bahwa diluar sana ada banyak orang yang mengejeknya terkait dirinya yang maju kembali di pilpres 2024 mendatang.
Meskipun begitu, ia tidak akan pantang menyerah lantaran diejek karena pernah gagal dalam kontestasi demokrasi tersebut.
"Ada yang mengejek saya waktu itu, mengenyek, Prabowo ini sudah berapa kali kalah masih mau maju lagi. Dia tidak tahu bahwa Prabowo Subianto adalah pejuang merah putih," kata Prabowo dengan lantang.
Selain itu, ketua umum gerindra ini mengungkapkan bahwa dirinya memang tidak kenal kata menyerah.
Prabowo juga mengatakan bahwa Jenderal Besar Sudirman merupakan panutan yang diidolakannya karena tidak pernah mengenal kata menyerah.
"Saya dididik, saya dididik dari hari pertama sebagai prajurit oleh pelatih-pelatih saya, oleh senior-senior saya, oleh angkatan 45, saya dididik tidak mengenal menyerah. Idola kita, icon kita, panutan kita adalah Jenderal Besar Sudirman dan beliau ajarkan jangan sekali-sekali menyerah, tidak mengenal menyerah itu nilai-nilai 45 saudara-saudara," kata Prabowo lebih lanjut.
Selanjutnya, Prabowo menceritakan bagaimana pertama kali dirinya berjuang sampai nafas terakhir. Ia mengaku akan berjuang sampai titik darah penghabisan terakhir.
Baca Juga: Gibran Tepis Isu Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2024 dengan Dua Penjelasan Ini
"Tidak mengenal menyerah, kita diajarkan sampai nafas kita yang terakhir. Selama hayat ada dikandung badan, kita berjuang terus sampai titik darah penghabisan saudara-saudara," ucapnya yang dikutip AyoJakarta.com pada YouTube Kompas TV, Rabu (10/5).
Prabowo juga mengutip kata almarhum Wijoyo Suyono yang mengatakan bahwa perjuangan akan berakhir ketika kita mendengar sangkakala.
Disamping itu, ia menjelaskan bahwa kegagalan tersebut tidak akan membuat dirinya menyerah.
"Prabowo jatuh tapi ia bangkit kembali karena tidak ada kata menyerah di dalam hati seorang pejuang. Menang kalah biasa, jangankan menang kalah, mati dalam pertempuran kita siap. Apalagi selama hayat masih dikandung badan. Selama tenaga masih ada, selama kita diperlukan oleh bangsa dan negara, selama dirasakan kita masih memberikan sumbangan kepada negara dan bangsa, selama itulah kita harus berjuang dan mengabdi, " tutupnya. ***

Share this article
Pilpres 2024 sudah hampir didepan mata. Salah satu calon presiden, Prabowo Subianto mengaku tak akan menyerah walau pernah gagal.