AYOJAKARTA.COM -- Bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan mengatakan bahwa dirinya setuju jika pemimpin harus berani dalam menegakkan kebenaran.
Sebab Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang memang berpihak kepada rakyat.
Anies juga menyoroti kasus yang viral saat ini memang banyak terjadi dilakukan oleh oknum pejabat pemerintah yang nakal karena tersandung kasus TPPU hingga korupsi.
"Banyak kasus-kasus akhir-akhir ini yang jadi perhatian adalah yang viral, " kata Anies
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga merasa khawatir dengan masalah yang terjadi saat ini. Ia juga setuju jika Indonesia harus mencari sosok pemimpin yang berpihak pada rakyat tanpa membeda-bedakan status sosialnya.
"Kita ini harusnya berani, saya setuju ketika ada yang dikatakan bahwa kita harus mencari pemimpin yang berani, setuju. Dan pemimpin berani bukan sekadar berani, tapi berani karena benar. Berani karena membawa kebenaran," kata Anies dengan lantang.
Selain itu, Anies juga menjelaskan bahwa pasangan dari kata berani adalah benar dan begitu juga sebaliknya. Ia juga percaya ketika kebenaran ditegakkan maka allah akan meridhoi setiap langkahnya.
"Karena pasangannya kata berani itu benar, kalau tidak benar dia tak berani, tapi kalau dia bawa kebenaran maka siapapun dihadapi dan ridha Allah yang menjadi pegangannya," jelasnya yang dikutip AyoJakarta.com pada Senin (22/5).
Disamping itu Anies juga menyinggung tentang Mafia yang ada di tanah air. Sebab mafia-mafia ini sudah membuat warga negara Indonesia menjadi sengsara.
Adapun mafia yang disorot Anies yakni seperti mafia pertanian, UMKM, tanah, parkiran, kesehatan, perumahan, bansos, pemilu, hingga proyek pemerintah.
Baca Juga: Belum Bocorkan Nama Cawapres, Anies Baswedan: Biar Ada Efek Kejutnya
Tak hanya itu saja, ia juga menyinggung soal kebebasan berdemokrasi yang kini sedang mengalami tekanan.
Anies juga membandingkan kebebasan pada zaman dahulu semua orang bisa maju sebagai caleg hingga capres.
Namun sekarang dirinya dijegal oleh pihak yang tidak menyukainya untuk maju bertarung di pilpres 2024.
Oleh karena itu ia berharap tak ada pengaturan dari negara terkait siapa yang boleh dan tidak boleh maju Pileg atau Pilpres.***(Cita Aryani. M)

Share this article
Anies juga menyoroti kasus yang viral saat ini memang banyak terjadi dilakukan oleh oknum pejabat pemerintah yang nakal