AYOJAKARTA.COM -- Terdakwa kasus penganiayaan David Ozora, Shane Lukas mengaku takut dengan Mario Dandy Satriyo.
Hal tersebut terungkap saat Shane memberikan keterangan dalam sidang Mario Dandy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023).
Mulanya, Shane menceritakan tentang peristiwa penganiayaan yang terjadi di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (20/2/2023) di mana dirinya melerai penganiayaan tersebut.
Baca Juga: 7 Ciri Orang Cerdas dan Jenius Dilihat dari Wajahnya, Punya Sorot Mata Seperti Ini
Namun dari pengakuan Shane, Hakim merasa heran karena teman Mario ini menjadi sangat penurut terhadap segala perintah anak Rafael Alun Trisambodo itu.
"Hubungan saudara dengan Mario ini apa? Saudara takut atau apa? Sehingga seperti saudara ini seperti anak buahnya?" tanya hakim ke Shane di awal.
"Ya memang pada saat itu saya takut Yang Mulia sama Mario, segan dengan Mario," jawab Shane.
"Apa yang membuat saudara takut dengan Mario?," tanya hakim.
Baca Juga: 5 Tanda Orang Cerdas Menurut Psikologi, Salah Satunya Overthinking dan Suka Menyendiri Lho
Kemudian Shane mengaku kalau dirinya pernah dipinjami motor oleh Mario selama dua minggu, karena motor miliknya rusak.
Namun saat itu, motor yang dipinjamkan Mario ini lecet karena Shane sempat mengalami kecelakaan.
"Saya difasilitasi motor sama Mario, dipinjamin selama dua minggu. Terjadilah saya ditabrak orang, Yang Mulia. Ditabrak orang, baret tepongnya," kata Shane.
Selain itu, ia mencoba untuk menjelaskan kejadian tersebut ke Mario. Akan tetapi, Mario marah-marah dan meminta ganti rugi.
Baca Juga: Klaim BPJS Ketenagakerjaan Makin Mudah Anti Ribet via Online, Begini Caranya
"Saya ngejelasin ke Mario, ngejelasin, cuma Mario keburu marah. Ya udahlah, nggak peduli gua, pokoknya lu balikin, nggak usah pakai motor gua lagi," katanya yang dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV pada Selasa (4/7/2023).
"Jadi atas dasar itu Saudara nurut-nurut aja?" tanya hakim.
Selanjutnya, Shane juga mengatakan kalau Mario juga marah saat motor Harley Davidson-nya rusak. Dia menyebut Mario menyalahkan Shane dan kembali meminta ganti rugi.
"Ada lagi satu motornya, Yang Mulia. Pada saat di situ kan motornya dia lagi dipukulin anak-anak ramai-ramai, Yang Mulia, jadi kayak tonjok-tonjokan main-mainan gitu joknya. Itu dia marah lagi sama saya. Lu apain lagi motor gua? Lu nggak ada habisnya ngerusakin barang gua kata dia gitu, Yang Mulia. Kenapa Den?, Ini jok gue sampai nggak bisa diturunin, Harley-nya, Yang Mulia. Lu sanggup nggak emang gantinya?,' 'Berapa Den?. Lu cek aja nih disebutin-lah waktu itu mereknya yang saya ingat nominal Rp4,7 juta apa Rp4,5 juta gitu, Yang Mulia. Ya sudah Den, kasih gua waktu 2 minggu, Nggak ada, udah, biarin. Lain kali nggak usah sentuh barang gua lagi," kata Shane menirukan percakapannya dengan Mario.
Baca Juga: KUR BRI 2023 Dibuka Lagi? Ini 3 Jenis Kredit yang Dibolehkan Ajukan Pinjaman
"Di situlah saya timbul kayak kenapa gitu ya gua lagi yang disalahin karena di situ bukan cuma gua, ramai dan yang pakai Harleynya bukan gua dalam hati saya begitu, Yang Mulia," lanjutnya.
Di sisi lain, Shane menjelaskan bahwa sejak kejadian itu, ia selalu menuruti perintah Mario. Shane mengatakan merasa berhutang budi kepada Mario.
"Atas dasar itulah Saudara akhirnya nurut-nurut aja? Menurut apa yang dikatakan Mario?" tanya hakim lagi.
"Iya, Yang Mulia," jawab Shane.
"Iya? Sekalipun itu salah?" tanya hakim.
"Iya, Yang Mulia, saya merasa kayak ada utang budi sama Mario gitu, Yang Mulia," kata Shane lagi.

Share this article
Terungkap alasan kenapa terdakwa kasus penganiayaan David Ozora, Shane Lukas mengaku takut dengan Mario Dandy Satriyo.