AYOJAKARTA.COM-- Tragedi Kanjuruhan berdarah antara Arema vs Persebaya terjadi pada 1 Oktober 2022.
Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu menimbulkan kecaman banyak pihak. Tak hanya itu, kalangan warganet turut memberikan tanggapan yang menohok melalui akun sosial media mereka masing-masing.
Baca Juga: Beredar Foto Nikita Mirzani Dipangku Ferdy Sambo, Ini yang Sebenarnya Terjadi!
Atas tragedi tersebut, warganet berharap akan ada sanksi yang diberikan oleh FIFA kepada Indonesia.
Netizen pun meminta ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian naas tersebut.
Namun hingga kini, diketahui hanya komentator Laga Sepak Bola tersebut yakni Valentino Simanjuntak, yang telah mundur dari host Liga 1 sebagai langkah turut berduka cita dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Hormati Korban Tragedi Kanjuruhan, Bendera Setengah Tiang Berkibar di Markas Besar FIFA
Dikutip dari akun Twitter @kurawa meluapkan kekesalannya melalui cuitannya.
“Sudah lebih dari 24 jam, belum ada satupun yang berani katakan : Saya bertanggung jawab dan dengan ini mengundurkan diri demi kemanusiaan,” tulis @kurawa dalam akun twitternya.
Lalu apa saja sanksi dari FIFA untuk Indonesia kemungkinan bisa terjadi? Berikut pemaparan dari warganet.
Baca Juga: Menkopolhukam Akan Turun Tangan Menindak Lanjuti Tragedi Kanjuhuran
Dikutip dari akun Twitter @didiet_DF, menyebutkan beberapa sanksi FIFA untuk Indonesia.
1 . Seluruh pertandingan Liga Indonesia dibekukan depalan tahun.
2 . Keanggotaan Indonesia di FIFA dicabut
3 . Piala Dunia U-20 di Indonesia akan dibatalkan
4 . Timnas Indonesia dilarang main di Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20
5 . Poin ranking FIFA Timnas Indonesia dikurangi
6 . Kompetisi Liga Indonesia tanpa penonton
7 . Klub Indonesia tidak boleh bermain di AFC cup dan Liga Champions Asia.
Baca Juga: Tragedi Berdarah Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Hal itu bisa saja terjadi mengingat tragedi tersebut memakan banyak korban jiwa.
Berita tersebut pun telah menyebar hingga ke media asing.***

Share this article
warganet turut bersuara atas tragedi Kanjuruhan,mereka merasa geram belum ada yang bertanggung jawab, mereka turut menyebut sanksi FIFA