AYOJAKARTA.COM-- Presiden Joko Widodo mengungkapkan akan ada rencana reshuffel atau perombakan kabinet dalam jajaran menterinya.
Dilansir Ayojakarta.com dari Republika dalam artikel berjudul "Jokowi Ungkap Rencana Reshuffle Selalu Ada" pada Jumat, 14 Oktober 2022.
Rencana (reshuffle) selalu ada. Pelaksanaan nanti diputuskan,” ujar Jokowi.
Baca Juga: Wapres Minta Kasus Korupsi yang Melibatkan Lukas Enembe Segera Dituntaskan
Ungkapan itu dilontarkan kepada awak media usai Jokowi meninjau Stasiun Kereta Cepat Tegalluar di Kawasan Infrastruktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).
Sedangkan dikutip dari berbagai sumber lainya bahwa para pengamat menilai ada ketegangan internal koalisi pemerintah yang menyebabkan Presiden Jokowi merencanakan perombakan.
Sebelumnya rencana reshuffel itu telah terdengar beberapakali siarkan, menyusul adanya permintaan agar para mentri dari kader Partai Nasdem diganti.
Ini dikarenakan Partai Nasdem sendiri telah mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon Presiden yang dijunjung pada 2024 nanti.
Baca Juga: Merthy Kushandayani Memiliki Gelar Puti Sibadayu, Ternyata Ini Asal dan Artinya!
Saat ini diketahui Partai Nasdem memiliki tiga kader yang menjabat sebagai menteri, diantaranya adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Sedangkan, Partai Nasdem sendiri adalah salah satu partai koalisi di pemerintahan Jokowi.
Adapula partai lainnya yang tergabung dalam partai koalisi yakni ada Partai PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, PPP, dan juga PAN.
Menurut Dedi Kurnia Syah sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, memberikan penilaian adanya rencana reshuffel oleh Jokowi.
Baca Juga: Lesti Kejora Datangi Polres Usai Rizky Billar Ditahan, Milano Lubis Beberkan Hal Ini
Dirinya menilai ada ketegaan partai koalisi pemerintah yang berawal dari deklarasikan Anies Baswedan yang disiarkan oleh partai Nasdem.
Ia menyebutkan bahwa Anies menjadi jauh lebih populer pasca-dideklarasikan Nasdem, hingga bukan tidak mungkin untuk partai penyokong pemerintah Jokowu dilanda kekhawatiran.
Berdasarkan hal tersebut itu lah pemerintah menekan manuver Nasdem dengan membuat usulan reshuffle itu muncul.***

Share this article
Siap-siap akan ada rencana reshuffel atau perombakan kabinet oleh Presiden Jokowi. Padahal masih ada ketegangan politik PDIP