AYOJAKARTA.COM – Elon Musk sebagai pemilik aplikasi sosial media Twitter, mengunggah sebuah meme yang memperlihatkan logo Twitter pada sebuah batu nisan.
Para pengguna Twitter sontak heboh dengan kemungkinan bahwa Twitter akan ditutup. Pasalnya belum lama ini cukup ramai kabar tentang banyak karyawan Twitter yang di PHK dan tidak sedikit karyawan yang resign.
Hal ini bisa menggambarkan bahwa Twitter sedang tidak baik-baik saja. Karena isu ini muncul hastag #RIPTwitter yang menjadi trending.
Para pengguna twitter pun menyayangkan hal ini. Mereka mengaku tidak memiliki tempat lain untuk berkeluh kesah.
Baca Juga: Nikita Mirzani Bakal Buat Kejutan di Sidang Lanjutan Pekan Depan, Dito Mahendra akan Kalah?
Namun ternyata ada sosial media lain yang bisa menggantikan peran Twitter. Adalah Mastodon, jejaring sosial yang memiliki tampilan mirip dengan Twitter.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @ventableu, walaupun tampilan Mastodon mirip dengan Twitter tapi keduanya memiliki pondasi yang jauh berbeda.
Twitter sendiri merupakan corporate dan memiliki aturan yang centralized. Sedangkan Mastodon didirikan oleh volunteer/ komunitas.
Mastodon menyediakan server untuk setiap komunitas dan setiap komunitas memiliki aturan yang berbeda.
Walaupun berada pilihan server tapi semua user masih tetap bisa berinteraksi satu sama lain.
Baca Juga: SAVAGE! Keluarga Pamerkan Ini, Patahkan Tudingan Rizky Billar Terlilit Hutang
Langkah awal menggunakan Matodon, pengguna harus memilih server terlebih dahulu. Karena Mastodon merupakan Decentralized Social Media Platform.
Setiap komunitas/ volunteer di Mastodon memiliki aturan moderasi konten tertentu. Jadi pengguna dikelompokkan berdasarkan kepentingan masing-masing.
Meskipun terdiri dari banyak server, tapi timeline postingan tetap menjadi satu. Semua server yang ada tunduk pada aturan Mastodon, dan setiap server memiliki aturan konten masing-masing.
Contohnya adalah “c(dot)im” artinya Creation Innovation Motivation, ini adalah server yang diperuntukan bagi user yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya namun lokasinya di Jerman jadi akan tunduk pada aturan yang ada di Jerman.
Beberapa contoh server di Mastodon :
Masto(dot)ai = server server segala bahasa.
Union(dot)place = server untuk pengguna yang menyukai topik kesejahteraan buruh dan serikat pekerja.
Urbanist(dot)social = server untuk pengguna yang menyukai sepeda, transportasi, dan kota ramah pejalan kaki.
Ani(dot)work = server untuk para pecinta anime.
Baca Juga: Prediksi Argentina vs Arab Saudi Piala Dunia 2022 Qatar: Aguero Bilang Laga Perdana Paling Rumit
Terdapat sekitar 6.000 server yang aktif di dalam Mastodon. Server yag pengguna pilih nantinya akan menentukan user name dari pengguna tersebut.
Nama dari server yang dipilih akan mengikuti di belakang nama user si pengguna. Ini memang sedikit menyulitkan.
Karena jika pengguna ingin mencari username dari seseorang maka harus mengetik lengkap dari nama user hingga ke nama server.
Karena adanya isu tentang penutupan Twitter, maka banyak yang sudah bermigrasi ke Mastodon. Kabarnya pada bulan ini Mastodon mengalami kenaikan jumlah pengguna baru sebesar 400% dari jumlah sebelumnya.***

Share this article
Namun ternyata ada sosial media lain yang bisa menggantikan peran Twitter. Adalah Mastodon, jejaring sosial yang memiliki tampilan mirip.