AYOJAKARTA.COM-- Curah hujan yang semakin tinggi dan ancaman banjir bandang yang membayangi wilayah Jakarta semakin membuat masyarakat Jakarta pun khawatir, oleh karena itu pemerintah membuat sejumlah upaya untuk mengatasi hal tersebut.
Salah satunya dengan membangun Bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor, dimana bendungan ini diklaim mampu mengurangi potensi banjir bandang di wilayah DKI Jakarta.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah meresmikan Bendungan Ciawi tersebut, setelah pembangunan Bendungan rampung dan mampu beroperasi, bendungan ini disebut akan mengurangi dampak banjir di 12 kelurahan.
"Ciawi dan Sukamahi bisa nanti akan mereduksi dari 464 juta meter kubik menjadi 318 juta meter kubik, kurang lebih nanti 12 kelurahan yang akan menjadi tidak terdampak lagi karena adanya waduk Ciawi dan Sukamahi ini,” kata Jokowi seperti dilansir Ayojakarta.com dari laman republika.co.id.
Dikatakan bahwa Bendungan Ciawi merupakan bendungan kering atau dry dam yang mulai dibangun sejak tahun 2016 dengan anggaran Rp1.3 triliun. Bendungan Ciawi itu diketahui dapat menampung sekitar 6,05 juta meter kubik.
Dalam acara peresmian tersebut, Jokowi pun menyampaikan pesan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Beliau berpesan agar segera menuntaskan permasalahan besar di Jakarta, salah satunya soal banjir. Jokowi menegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta harus konsisten untuk menyelesaikan normalisasi 13 sungai di Jakarta.
Ditambah lagi, pemimpin Jakarta juga mempunyai PR untuk segera memperbaiki manajemen pemompaan waduk yang ada di sekitar wilayah Jakarta, dan juga soal pembangunan tanggul laut yang lebih besar.
“Di sini ada Gubernur DKI, Gubernur Jawa Barat, saya minta betul agar dituntaskan urusan yang berkaitan dengan di Jakarta secara konsisten, baik yang berkaitan waduk ini selesai kemudian normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta, urusan sodetan Ciliwung menuju BKT, tanggul laut dan giant sea wall serta pengelolaan pompa-pompa yang ada dengan manajemen yang lebih baik,” pungkasnya.
Jokowi menyebutkan apabila hal tersebut tidak dilakukan dengan konsisten, maka sampai kapanpun banjir di Jakarta akan selalu ada.
“Siapapun gubernurnya harus konsisten menyelesaikan tadi yang saya sampaikan, karena masterplan sudah jelas di Bappeda DKI ada, di Kementerian PU juga ada dan juga sodetan Ciliwung menuju ke BKT itu juga harus segera diselesaikan,” ujarnya.***

Share this article
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah meresmikan Bendungan Ciawi, 23 Desember 2022. iklaim bisa mengurangi potensi banjir Jakarta