AYOJAKARTA.COM – Saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 bisa dipastikan akan terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang melintas di jalan bebas hambatan Cikampek—Palimanan atau Jalan Tol Cipali.
Anda termasuk yang hendak melintas Jalan Tol Cipali saat libur Natal dan Tahun Baru 2023 ini?
Kalau iya, sepertinya Anda harus memantau terus media sosial yang mengabarkan kondisi Jalan Tol Cipali karena ada kemungkinan terjadi banjir atau genangan air di jalan bebas hambatan itu.
Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika memang sudah menginformasikan tentang kemungkinan terjadi hujan dengan intensitas tinggi selama akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat selama periode Natal dan Tahun Baru 2023.
Baca Juga: Siap-siap, Beli LGP alias Gas Tabung Melon 3 Kg Harus Tunjukkan KTP, Begini Caranya
Baca Juga: Ingat Ini, 21 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan: Cewek-cewek Cek Nomor 13!
Sebelumnya BMKG melansir potensi hujan dengan intensitas signifikan selama periode 25 Desember 2022 - 01 Januari 2023 yang perlu diwaspadai di beberapa wilayah yakni:
Potensi HUJAN LEBAT hingga SANGAT LEBAT di wilayah :
1) Banten
2) Jawa Barat
3) Jawa Tengah
4) Yogyakarta
5) Jawa Timur
6) Bali
7) NTB
8) NTT
9) Sulawesi Selatan
10) Sulawesi Tenggara
11) Maluku
Titik Rawan Banjir di Jalan Tol Cipali
Terkait dengan potensi terjadi hujan deras saat libur Natal dan Tahun Baru, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan tentang tiga titik rawan bencana terutama banjir di Jalan Tol Cipali.
Adapun tiga titik itu rawan banjir atau genangan air itu ada di:
- KM 136
- KM 151,
- Jembatan Cipunagara Subang, Jawa Barat.
“Kami deteksi ada potensi, bersama Pak Menteri Perhubungan, PUPR dan pihak terkait, di daerah terutama di Tol Cipali pada KM 136 dan KM 151. Kemudian ada jembatan di jalan Negara Cipunegara di wilayah Subang yang berpotensi mengalami banjir, potensi semakin meningkat,” tutur Dwikorita dalam siaran persnya, Minggu 25 Desember 2022.
Menurut Dwikorita, pihaknya sudah melakukan modifikasi cuaca bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga TNI Angkatan Udara (AU).
“Kami melakukan modifikasi apa teknologi modifikasi cuaca dilakukan oleh BRIN dengan BNPB bersama BMKG dan TNI Angkatan Udara,” jelas Dwikorita seperti dilansir pmjnews.com.
Baca Juga: Studi Baru: Merokok Bisa Menyebabkan Daya Ingat Berkurang
Baca Juga: Info Terbaru Kartu Prakerja 2023: Gelombang 1 Dibuka Bulan Ini Nih, Cekidot
Menurut Dwikorita, potensi banjir di Tol Cipali ini kian meningkat sejalan dengan adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Indonesia pada saat libur Nataru.
“Sejak 21 Desember yang lalu kami mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk selama Nataru,” katanya.
“Fenomena cuaca ekstrem yang mungkin terjadi adalah terjadinya hujan dengan intensitas lebat bahkan meningkat menjadi sangat lebat dan berpotensi pula menjadi ekstrem,” ujarnya.
Demikian informasi terkait tentang 3 titik rawan banjir di Jalan Tol Cipali yang perlu diwaspadai.

Share this article
Anda harus memantau kondisi Jalan Tol Cipali karena ada kemungkinan terjadi banjir atau genangan air di jalan bebas hambatan itu.