AYOJAKARTA.COM — Polemik penguncian Dapodik (Data Pokok Pendidikan) tahun 2025 terus bergulir. Lantas bagaimana nasin para honorer Guru?
Hal ini tak luput dari apa yang telah diungkapkan oleh Dirjen GTK, Nunuk Suryani sebelumnya.
Nunuk Suryani mengatakan jika tahun 2025 ini hanya ada satu pintu atau satu jalur saja yang dapat masuk ke dalam Dapodik.
Maka dengan ini, Nunuk juga menegaskan bahwa sudah tidak ada lagi guru baru yang dapat masuk sesuka hati termasuk guru baru yang hanya bermodalkan SK Kepala Sekolah saja.
Tentu ini menggambarkan bahwa sudah tidak ada lagi honorer baru terutama guru baru yang dapat masuk dalam Dapodik tahun 2025.
Hal ini nantinya juga akan sesuai dengan skema baru pengangkatan ASN di tahun ini.
Hanya ada satu pintu saja yang dapat masuk dalam Dapodik 2025.
Nunuk Suryani juga menjelaskan bahwa memasukan guru baru dalam Dapodik akan terintegrasi dengan rekrutmen PNS dan PPPK.
“Semua PNS itu berangkat dari PPPK, jadi kayak jalur karir, dia bisa jadi PNS setelah PPPK,” ungkap Nunuk, dikutip dari kanal YouTube Kang Edi Channel.
Tak hanya itu, diketahui di tahun 2025 ini, untuk sementara waktu Dapodik akan dikunci dan hanya ada satu pintu masuk dengan menggunakan jalur PPG Prajabatan.
Jadi hanya guru baru yang lolos PPG Prajabatan yang dapat masuk ke dalam Dapodik 2025.
Sehingga guru baru yang lolos tersebut benar- benar telah memiliki sertifikat pendidik dan telah berhasil menjadi guru profesional.
Maka hasil PPG Prajabatan ini juga disebutkan oleh Nunuk Suryani bahwa nantinya akan terintegrasi dengan rekrutmen ASN seperti CPNS dan PPPK.
Jadi untuk meningkatkan kualitas guru yang profesional dan kompeten, Nunuk akan menerapkan aturan baru tersebut mulai tahun ini.
Demikian informasi terkait alasan penguncian dapodik tahun 2025 yang ditegaskan oleh Dirjen GTK Nunuk Suryani.***

Share this article
Nunuk Suryani mengatakan jika tahun 2025 ini hanya ada satu pintu atau satu jalur saja yang dapat masuk ke dalam Dapodik.